Sabtu, 09 Mei 2020 11:31
Thermal scanner di pos perbatasan Tana Toraja dan Toraja Utara.
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Toraja Utara masih bebas kasus positif Covid-19. Apa rahasianya? Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan memperlihatkan salah satunya kepada Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah.

 

Kalatiku mengajak Nurdin mengecek pintu masuk Toraja Utara dari Tana Toraja, Jumat malam (8/5/2020). Tepatnya di Pa'besenan.

Alat yang digunakan terbilang canggih. Petugas juga mengenakan APD lengkap dan mematuhi standar protokol kesehatan dengan ketat. 

Alat yang digunakan untuk mendeteksi suhu tubuh sama seperti yang digunakan di bandara. 

 

"Biasanya pakai thermo gun untuk mengukur suhu. Tapi dengan ini langsung cepat. Mesinnya seperti yang digunakan di bandara. Orang berdiri, suhu langsung terbaca berapa derajat. Tidak perlu thermo gun. Dengan cara begini cepat, walaupun banyak mobil, itu langsung lancar," kata Kalatiku Paembonan. 

Alat ini sudah digunakan selama sepekan. Sebelumnya terjadi kemacetan hingga tiga kilometer. Bukan hanya itu, di posko pemeriksaan ini juga memiliki teknologi dimana Kartu Tanda Penduduk (KTP), juga dapat discan, secara terperinci biodata dapat terlihat. Dan sekaligus dapat mengetahui kartu identitas tersebut asli atau tidak.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Toraja Utara, Anugerah Yaya Rundupadang menyampaikan, dengan alat face detector scanner dapat membaca suhu tubuh hingga empat orang secara langsung. 

Kelebihannya; lebih akurat. Dari segi higienitas, petugas juga lebih terlindungi karena jarak yang dijaga. Kemudian efektif mengurai kemacetan di pos perbatasan. 

"Kalau misalnya 37 (derajat) langsung bunyi," jelasnya.

Ia menambahkan, Toraja Utara memberlakukan protokol yang sangat ketat. Di desa-desa, misalnya, terdapat karantina masing-masing wilayah. Semua yang datang terdata, aktivitas ekonomi hanya sampai pukul 16.00 wita.

Selain mengapresiasi hadirnya alat ini, Gubernur Sulsel menanyakan apakah ada pasien status positif dan PDP. 

Anugerah menjelaskan, sudah banyak yang dilakukan rapid test dan hasilnya non-reaktif. Swab juga sudah dilakukan, dan hasilnya negatif. 

"Kami juga menghargai kedatangan gubernur memberikan bantuan gugus tugas di sini untuk kembali menjaga wilayah, untuk masyarakat lebih terlindungi," ujarnya. 

TAG

BERITA TERKAIT