Jumat, 01 Mei 2020 06:02
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Transmisi lokal penyebaran Covid-19 di Kota Parepare Sulawesi Selatan diistilahkan dengan nama cluster kapurung. 

 

Istilah cluster kapurung diberikan lantaran penyebaran virus tersebut bermula dari acara makan kapurung bersama. Dilakukan pasien berinisial AM di rumahnya dengan mengundang kerabatnya.

Kapurung dikenal sebagai makanan khas dari Kota Palopo  yang berbahan dasar tepung sagu dan sayur.

"Siang ini kami mengumumkan bahwa jumlah pasien positif di Kota Parepare bertambah menjadi 8 kasus. Masing-masing dari cluster kapurung (5 kasus dari Lompoe Mas, 2 kasus dari Ujung bulu) dan 1 cluster Lambelu," tulis wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe di akun Instagramnya, Kamis(30/4/2020).

 

Taufan menjelasakan, para pasien positif Covid-19 saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

"Enam pasien positif dirawat di RSUD Andi Makkasau, satu dirawat di RS Sumantri, dan satu dirujuk ke RS Wahidin Makassar," sebutnya.

Taufan juga menjelasakan, saat ini ada 12 pasien berstatus PDP yang sedang menunggu hasil swab tenggorokan.

"Kami mengimbau agar masyarakat tidak melakukan perkumpulan dan membuat keramaian karena pasien positif di Parepare adalah transmisi lokal alias sesama warga Kota Parepare," terangnya.

Taufan juga menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan contact tracing terhadap warga yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien positif.

Taufan juga menambahkan untuk kasus postif kelima, pihaknya juga telah memeriksa rekaman CCTV di Masjid Al-Manar, tempat yang bersangkutan sering melaksanakan salat.

"Tanggal 25 April pasien kelima sempat salat magrib, isya, dan tarawih. Tanggal 26 salat subuh, ada 30 orang yang pernah kontak dari rekaman CCTV tersebut," terangnya.

 

TAG

BERITA TERKAIT