RAKYATKU.COM,SOPPENG - Muazin Masjid Raya lama Soppeng meninggal dalam kelambu. Jasadnya baru diketahui setelah mengeluarkan bau menyengat.
Muazin tersebut ditemukan terbujur kaku dalam kelambu di sebuah rumah kontrakan di Bila Selatan, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Selasa (28/4/2020).
Belum diketahui penyebab meninggal muazin berusia sekitar 50 tahun tersebut. Dinas Kesehatan tidak mengambil sampel untuk menguji apakah meninggal akibat Covid-19 atau bukan.
"Sudah tidak bisa lagi dites karena tidak ada lagi darah yang merupakan unsur utama untuk pemeriksaan tersebut," ujar Kadis Kesehatan Soppeng, Sallang, Rabu (29/4/2020).
Meskipun tidak dites, penanganan jenazah tetap dilakukan sesuai dengan standar Covid-19. "Sebagai bentuk antisipasi," kata Sallang.
Diberitakan sebelumnya, mayat pria yang diketahui bernama Anwar itu ditemukan di rumah kontrakan di Bila Selatan.
Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Amri mengatakan, mayat pertama kali ditemukan warga sekitar yang curiga dengan adanya bau busuk di sekitar rumah korban.
"Jenazah ditemukan dalam kelambu di atas tempat tidur. Diduga korban sudah meninggal sejak 2-3 hari sebelumnya," ujar AKP Amri. (Idam/Rakyatku.com)