Senin, 27 April 2020 11:02
Cara baru polisi India menangkap pelanggar lockdown.
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - India berada di bawah penguncian nasional hingga 3 Mei. Petugas kepolisian di seluruh negara itu menekan pelaku pelanggaran. 

 

Di twitter, Polisi Chandigarh mendapat pujian karena penemuan unik mereka. Pelanggar kuncian ditangkap dengan tetap menjaga jarak.

"Sayap Keamanan VIP Kepolisian Chandigarh telah menemukan cara unik untuk menangani tersangka corona yang tidak bekerja sama ini dan jam malam. Peralatan hebat, latihan hebat! Cara untuk pergi @ ssptfcchd ... " kicau Direktur Jenderal Polisi, Chandigarh-Sanjay Baniwal di Twitter.

Dalam video tersebut, seorang petugas terlihat memegang batang logam panjang. Memiliki struktur seperti tong di ujungnya. 

 

Alat itu menjepit pelanggar di pinggang. Orang tertangkap alat itu dipastikan sulit melarikan diri.

Alat ini juga memungkinkan polisi melakukan tugas mereka dan tetap menjaga jarak sosial ketika menangkap pelanggar dan kemungkinan terinfeksi virus corona.

Video itu ditonton lebih dari 8.000 kali dan mendapat reaksi beragam dari pengguna media sosial. Beberapa tweep menyebut penemuan ini sebagai "ide yang bagus", sementara yang lain berpikir itu tidak efektif.

"Lengan panjang hukum?" komentar pemilik akun @kumar_jyyani.

"Bagus, itu akan membantu polisi menjadi lebih aman," sahut @AjayDuggal.

Beberapa pengguna menduga alat itu tidak akan efektif pada seseorang yang sangat menentang kepolisian.

"@DgpChdPolice dan @ssptfcchd Cara unik apa? Sepertinya anak-anak membuat sesuatu untuk dimainkan. Kecuali jika tersangka bekerja sama, ini tidak akan berhasil," kritik @Murali_Aiyer.

Banyak pengguna online menunjukkan bahwa ini bukan pertama kalinya alat seperti ini digunakan. Polisi Nepal sebelumnya telah menggunakan alat logam mirip tong untuk menangkap pelanggar, sambil menjaga jarak yang aman dari mereka.

India memiliki total 26.917 kasus positif dengan 5.914 kesembuhan.


 

TAG

BERITA TERKAIT