RAKYATKU.COM - Nur Ayni masih di atas motor saat pertengkaran dimulai. Pada Kamis sore (23/4/2020) itu, dia bergulat dengan Prita. Dia putri ketua rukun tetangga (RT).
Keduanya saling cakar. Adu jambak rambut. Mereka sempat jadi tontonan warga sebelum dipisahkan. Peristiwa itu terjadi di Rawabadak Utara, Koja, Jakarta Utara.
Kasus ini jadi viral setelah diunggah di Facebook. Salah satunya oleh pemilik akun Rafaell Rafa.
"Ditanya baik-baik soal sembako kok jadi RT-nya ngotot dan bicara kasar kepada warganya, dan ngusir warganya juga," tulis akun tersebut.
Rafaell Rafa menyebut dirinya saudara Nur Ayni. Dia turut mengunggah foto-foto Ayni yang mengalami luka-luka seperti bekas cakaran.
Sore itu, Nur Ayni datang berboncengan dengan Nurhayati. Mereka mempertanyakan jatah bantuan sosial mereka dari Pemprov DKI.
Walau tak lagi tinggal di wilayah itu, nama Nurhayati masih terdaftar sebagai penerima bantuan sosial. Datanya ada. Dipegang ketua RT setempat, Imas.
Namun, saat menagih jatah, ketua RT tidak memberikannya. Alasaannya, mereka tidak berhak menerima jatah bansos di wilayah itu karena sudah pindah domisili sejak lama.
Karena Nurhayati tak diberi jatah, Nur Ayni marah dan mengucapkan kata-kata kasar. Itu membuat anak perempuan Imas, Prita, geram. Perkelahian pun tidak dapat terelakkan antara Nur Ayni dengan Prita.
Salah seorang saksi, Rusli mengatakan, Nurhayati sudah sejak lama tinggal di Bekasi, Jawa Barat. meski masih terdaftar di Rawabadak Utara, Koja, Jakarta Utara.
Camat Koja Ade Himawan menjelaskan, Nurhayati tidak tinggal di situ lagi sehingga tidak berhak menerima bantuan. Jatahnya telah dikembalikan ke Dinas Sosial.