Minggu, 19 April 2020 11:02
ILUSTRASI
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Selain China, India tetap bisa meraup untung di tengah pandemi corona. Pil antimalaria, pil hydroxychloroquine, laku keras.

 

Pada Sabtu malam (18/4/2020), Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan pengadaan 5,5 juta pil hydroxychloroquine dari India. Pil ini terbukti efektif dalam pengobatan virus corona.

"Di bawah bimbingan kepemimpinan UEA, @UAEembassyIndia berhasil mendapatkan persetujuan dari pemerintah India untuk mengekspor jumlah #Hydroxychloroquine yang memadai ke UEA," cuit Kedutaan Besar UEA di New Delhi, India.

”Pengiriman obat pertama, saat ini dalam perjalanan ke #UAE, termasuk 5,5 juta pil untuk perawatan pasien dengan # Covid_19. Kami sangat menghargai kerja sama pemerintah India dalam memfasilitasi prosedur untuk mendapatkan persetujuan yang diperlukan," tambahnya.

 

Pada Rabu, India memasok hydroxychloroquine (HCQ) untuk mendukung pertempuran UEA melawan Covid-19.

Langkah ini mengikuti permintaan dari pemerintah UEA untuk membantu pasokan pil yang telah dipesan oleh beberapa perusahaan yang berbasis di UEA dari India, kata Duta Besar India untuk UEA Pavan Kapoor.

"Ada permintaan dari pemerintah UEA untuk membantu dengan pasokan (HCQ)," kata Kapoor seperti dikutip dari Gulf News.

"Beberapa perusahaan di sini telah membuat permintaan untuk mengimpor obat ke UEA. Kami menerima catatan verbale dari pemerintah UEA yang juga mencari dukungan untuk pasokan melalui perusahaan-perusahaan itu," katanya.

TAG

BERITA TERKAIT