Jumat, 17 April 2020 10:51
Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa memimpin rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19.
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Pemerintah Kabupaten Sinjai memperpanjang penutupan sementara objek wisata hingga satu bulan ke depan.

 

Penutupan dilakukan menyusul terbitnya surat keputusan (SK) bupati Sinjai Nomor 414 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Siaga Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Virus Corona (Covid-19).

Kemudian dikuatkan surat edaran bupati Sinjai Nomor 016 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19.

"Jadi Pemkab melalui Disparbud Sinjai memperpanjang masa penutupan sementara beberapa tempat wisata yang berada di bawah pengelolaan Pemkab Sinjai dan pihak swasta, 15 April - 15 Mei 2020," kata Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Sinjai, Andi Dewi Angriani.

 

Perpanjangan penutupan tempat wisata, tambah Andi Dewi, yaitu demi menjaga dan melindungi warga Kabupaten Sinjai atas potensi risiko penularan Covid-19.

"Pemerintah sudah mengkaji dan memutuskan penutupan sementara. Ini semua untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Panrita Kitta," tambahnya.

Terpisah, Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa menyampaikan imbauan untuk seluruh masyarakat agar memakai masker ketika terpaksa beraktivitas di luar rumah. 

"Saya mengajak seluruh masyarakat agar memakai masker saat keluar rumah. Ini untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19," ujar bupati. 

Andi Seto juga meminta pembuatan masker melibatkan pelaku usaha di Sinjai. Sehingga dapat menjadi stimulus perekonomian masyarakat.

Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), bupati muda itu menekankan agar eduksi penyebaran Covid-19 terus dilakukan. Utamanya menggunakan masker saat keluar rumah, menerapkan social dan physical distancing serta rajin mencuci tangan.

ASN, katanya, harus menjadi teladan di tengah masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan yang ada dalam memutus mata rantai penyebaran virus.

"Semoga Allah subhanahu wata'ala melindungi seluruh masyarakat Sinjai dari bencana dan penyakit. Sehingga kita semua dapat menyambut bulan suci Ramadan dalam kondisi sehat dan bebas Covid-19," pungkasnya.

TAG

BERITA TERKAIT