RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Bukan takdir Imran (18) untuk menjadi anggota TNI. Usahanya justru berbuah fatal. Dia tewas tenggelam saat latihan berenang di Sungai Sapanang, Jeneponto.
Imran warga Kampung Bantaulu. Dia latihan berenang di Sungai Sapanang, Kecamatan Binamu, Jeneponto. Tidak sendiri. Dia ditemani saudaranya dan ayahnya.
"Korban Imran belajar berenang. Ingin masuk TNI. Namun, tenggelam di Sungai Sapanang. Peristiwanya kemarin sekitar pukul 12.00 wita," ujar Jamal, warga setempat, Jumat (10/4/2020).
Koordinator Basarnas Bantaeng, Arman mengatakan, pencarian dilakukan sesaat setelah korban tenggelam. Melibatkan Basarnas dibantu TNI-Polri, BPBD, Damkar, dan keluarga korban.
Saat ditemukan, Imran sudah meninggal dunia. Tubuhnya sudah membengkak saat ditemukan Jumat pagi sekitar pukul 09.00 wita.
Lokasi penemuan kurang lebih 150 meter dari lokasi tenggelam.