RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Jeneponto kedatangan tamu aneh. Seorang pria bernama Tumang ditemukan tanpa tujuan jelas itu ditemukan di Kecamatan Batang.
Kepada warga dan petugas, dia mengaku bernama Tumang. Sempat diamankan di Polsek Batang sebelum dijemput petugas Dinas Kesehatan Jeneponto.
Dia dibawa ke Puskesmas Batang sebelum masuk ruang isolasi Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang.
"Setelah dites, dia negatif corona," ujar Kepala Dinas Sosial Jeneponto, Rusli Ramli diamini Camat Batang, Basuki, Rabu (8/4/2020).
Rencananya pemuda 28 tahun itu akan dikeluarkan dari rumah sakit hari ini, Kamis (9/4/2020). Namun, pemerintah bingung mau dipulangkan ke mana.
Tumang hanya mengingat kampungnya di Camba. Namun, dia tidak bisa menyebutkan di kabupaten mana. Di Jeneponto ada kampung Camba-Camba. Ada juga di Maros, Camba.
"Ia mengaku ibunya bernama Niar. Ayahnya bernama Sila. Orang tua perempuannya sudah meninggal tahun 2018. Orang tua laki-laki yang dia tahu berada di Sulsel," urai Rusli.
Tumang mengaku lima bersaudara. Dia anak sulung.
"Kita bingung, Tumang mau dipulangkan ke mana. (Kartu) identitasnya tidak ada. Dia hanya mengaku kampung orang tuanya ada Camba-nya di Sulsel. Sementara tidak ada warga Jeneponto mengenalinya," tambah Rusli.
Pihaknya sudah menghubungi pemerintah desa yang bernama Camba di Jeneponto. Namun, tidak ada yang kenal.
Tumang mengaku baru pulang dari Malaysia. Lalu, naik kapal dari Nunukan ke Parepare. Setiba di Pelabuhan Nusantara Parepare, dia kecurian HP beserta uangnya. Entah bagaimana dia bisa kesasar ke Jeneponto.
"Kepada TNI, Polri, Capil, Dinkes, Dinsos dimohon kerja samanya untuk membantu menyampaikan ke keluarganya. Bagi yang merasa kehilangan keluarganya segera koordinasi TGC Dinkes Jeneponto," kata Rusli.