Rabu, 08 April 2020 14:36
Bandara Nop Goliat Dekai di Kabupaten Yahukimo lumpuh, Rabu (8/4/2020). Bandara perintis tersebut diblokir dan diduduki massa.
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Bandara Nop Goliat Dekai di Kabupaten Yahukimo lumpuh, Rabu (8/4/2020). Bandara perintis tersebut diblokir dan diduduki massa.

 

Warga meminta penerbangan dihentikan sementara waktu hingga pandemi Covid-19 berakhir. Itu salah satu cara mereka mencegah virus corona masuk ke wilayahnya.

Papua dan Papua Barat termasuk di antara provinsi yang terdapat kasus positif Covid-19. Virus asal China itu tidak pandang bulu. Tidak mengenal suku, ras, agama, dan status sosial lainnya.

 

Aksi pemblokiran bandara itu dilakukan atas kesadaran warga demi keselamatan dan kemanusiaan. Sebelumnya, Papua sudah menutup seluruh bandara dari dan ke Papua.

Bandara Nop Goliat Dekai adalah salah satu dari tujuh bandar udara perintis yang menghubungkan 517 desa di wilayah Yahukimo. 

Bandar udara Nop Goliath dibangun di atas lahan seluas 230 hektare. Dibangun pada periode 2004-2010 dengan menggunakan anggaran sebesar Rp321 miliar. Bandara ini diresmikan Presiden Joko Widodo pada 18 Oktober 2016. 

Bandara ini dibangun sebagai pusat distribusi logistik di wilayah dataran tinggi Papua. Juga untuk mendukung mobilitas barang dan jasa. Sebelumnya, distribusi logistik hanya dipusatkan di Bandara Wamena.

TAG

BERITA TERKAIT