RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar menyediakan sarana wastafel umum di 15 titik. Tujuannya, pemcegahan dan upaya memutus penyebaran Covid-19.
Semua warga diharapkan rajin mencuci tangan. Tangan adalah media yang rentan menjadi penyebar Covid-19.
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Hamka Darwis menjelaskan, 15 wastafel umum itu ditempatkan di lokasi strategis.
"Sudah terpasang 15 unit dari 20 titik yang direncanakan. Lima unitnya lagi sementara ditentukan titiknya. Kami berkoordinasi dengan camat dan lurah sebagai pemerintah setempat," kata Darwis, Selasa (7/4/2020).
Pihaknya berharap agar pemerintah kelurahan dan warga merawat serta menjaga wastafel umum itu. Agar tidak hilang dan bisa digunakan sebagaimana mestinya.
"Untuk pasokan air kami siapkan staf dari Dinas PU untuk terus memantau. Jika ada wastafel yang minim pasokan air, maka kami berkoordinasi dengan pihak PDAM untuk menyiapkan airnya," ucap dia.
Lima belas titik pemasangan wastafel umum yakni di rumah jabatan wali kota, Jalan Sungai Saddang, Lapangan Hasanuddin, depan Dermaga Kayu Bangkoa, depan Masjid Tua Jalan Somba Opu.
Selanjutnya Taman Macan, depan Sentosa Jalan Penghibur, posko Gugus Tugas Covid-19 Kota Makassar, Kejati Sulsel, TPI Rajawali, Pasar Hertasning, Jalan Metro Tanjung Bunga samping GTC, Jalan Boulevard, depan Pelabuhan, dan Pasar Buakana.
Salah seorang warga Buakana, Kecamatan Rappocini, Sadli yang menyaksikan pemasangan wastafel itu mengaku bersyukur. Ia berterima kasih ke Pemkot Makassar yang peduli terhadap warga dalam memerangi virus corona.
"Terima kasih kepada pak Pj Wali Kota, Pak Sekda, dan Pak Kadis PU. Semoga bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga Buakana," ungkap Sadli.