RAKYATKU.COM - Seorang pejabat Pemkot Makassar ikut jadi korban virus corona. Pria 53 tahun itu menjabat kepala sub bagian di balai kota.
Pejabat berinisial ZM itu mengembuskan napas terakhir di RS Haji Makassar, Senin malam (6/4/2020). Sekitar pukul 18.45 wita.
ZM diketahui berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Hasil tes swab belum keluar hingga dia meninggal dunia.
"Ini almarhum biasa ketemu di masjid balai kota. Rajin salat ini," ujar Rimba, salah seorang warga yang mengenal ZM.
Kadis Kesehatan Kota Makassar, dr Naisyah Tun Azikin langsung melakukan contact tracing atau penelusuran kontak.
"Tabe, yang pernah berhubungan dengan beliau untuk segera isolasi diri selama 14 hari. Apabila ada keluhan demam, batuk, pilek, dan sesak napas, segera ke puskesmas atau rumah sakit terdekat," katanya.
Rencananya, Dinas Kesehatan akan melakukan pemeriksaan rapid test terhadap orang-orang yang pernah kontak. Terutama rekan-rekan kerja korban di balai kota.