Kamis, 02 April 2020 21:00
Lucy Duncan
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Ini benar-benar kejutan. Keikhlasan perawat menolong pensiunan yang sekarat berbuah mobil baru. Langsung dikirim dari dealer.

 

Perawat itu seorang perempuan. Lucy Duncan. Berusia 24 tahun. Dia sedang mengendarai Fiat 500X-nya pulang dari shift 12 jam di Wigan Infirmary, Kamis lalu.

Tiba-tiba mobilnya ditabrak kendaraan yang dikemudikan pria berusia 78 tahun itu. Pensiunan itu mengatakan kepada Lucy bahwa dia keluar untuk mendapatkan makanan setelah diisolasi selama 10 hari dengan gejala Covid-19. 

Duncan menelepon ambulans. Dia membawa pria yang tak disebut namanya itu ke rumah sakit. Dalam perjalanan, kakek itu mengaku belum makan selama berhari-hari. 

 

Tenaga kesehatan Wigan itu merawat lelaki tua itu sampai dia diberi tahu bahwa tidak ada lagi yang bisa dia lakukan. Dia menemukan bahwa pensiunan itu telah meninggal.

Kisah tentang Duncan langsung viral. Dia lalu tampil di BBC Breakfast pada Rabu pagi. Di sana, sebuah mobil baru dikirimkan kepadanya, langsung dari dealer.

Menurut Wigan Today, seseorang menawarkan untuk membayar onderdil untuk mobilnya sendiri untuk diperbaiki. Sebuah bengkel, Body Shop Golborne siap mengerjakannya secara gratis.

Sementara itu, teman-teman, keluarga dan tetangga mengantarkan barang belanjaan dan makanan di pintu depan rumahnya. Saat dia mengisolasi diri setelah pertemuannya dengan pensiunan.

"Ini sangat luar biasa. Saya punya begitu banyak pesan dan komentar yang indah," katanya.

Dia juga menerima pesan pribadi dari petinju Anthony Joshua. "Kamu benar-benar menunjukkan belas kasih. Kamu jelas-jelas menunjukkan keberanian. Jadi aku ingin memberi selamat padamu atas hal itu," kata Joshua.

"Tetap aman, dan apa yang kalian lakukan di NHS sulit dipercaya. Teruskan. Kalian adalah pahlawan tanpa tanda jasa," tambahnya.

Duncan mengatakan kepada BBC bahwa pria tua itu jatuh di atas setir dan kesulitan bernapas ketika dia menemukannya setelah kecelakaan pekan lalu.

Pensiunan itu mengatakan kepadanya bahwa dia tidak memiliki keluarga. Kecuali seorang putra yang sudah bertahun-tahun tidak dia ajak bicara. 

"Pria itu sangat bersyukur bahwa saya tinggal bersamanya dan terus meremas tangan saya dan menariknya ke dekatnya," lanjut Duncan.

Perawat itu sekarang berusaha melacak putra lelaki itu yang diyakini berada di Milton Keynes. Sebelum meninggal, pria itu meminta tolong untuk dilacak keberadaannya. 

"Dia tampak lebih khawatir dengan kerusakan mobil dan meyakinkan saya bahwa dia memiliki asuransi komprehensif," lanjut Duncan.

"Saya mengatakan kepadanya bahwa saya lebih khawatir tentang dia daripada mobil dan bahwa dia membutuhkan ambulans. Saya pergi ke mobil saya dan untungnya membawa masker tetapi tidak ada peralatan perlindungan pribadi lebih lanjut," katanya lagi.

"Dia pergi ke dalam mobilnya untuk mendapatkan makanan dan kebutuhan pokok. Dia tahu dia akan mati tanpa itu. Dia mengatakan dia tidak mempercayai orang lain karena ada banyak orang mengerikan di dunia," ungkap Duncan.

TAG

BERITA TERKAIT