RAKYATKU.COM - Hubungan Donald Trump dengan Vladimir Putin kian mesra. Curhatan Trump lewat telepon dibalas dengan bantuan 60 ton peralatan medis.
Rusia mengirim peralatan medis Amerika Serikat pada hari Rabu. Untuk membantu memerangi pandemi virus corona.
Trump, yang berjuang untuk mengisi kekurangan ventilator dan peralatan pelindung pribadi, menerima tawaran Putin melalui telepon pada hari Senin.
Sebuah pesawat angkut militer Rusia meninggalkan lapangan terbang di luar Moskow. Tiba di bandara John F Kennedy di New York pada Rabu sore (1/4/2020).
Bantuan darurat ke Washington adalah perkembangan yang mengejutkan.
Biasanya, Amerika Serikat menyumbangkan pasokan ke negara-negara yang diperangi daripada menerima mereka.
Asal usul hadiah itu diprediksi membangkitkan kembali kecaman dari Demokrat bahwa Trump terlalu nyaman dengan pemimpin Rusia.
"Trump dengan penuh syukur menerima bantuan kemanusiaan ini," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov sebagaimana dikutip oleh kantor berita Interfax.
Trump sendiri berbicara dengan antusias tentang bantuan Rusia setelah panggilannya dengan Putin.
Seorang pejabat AS di Washington mengkonfirmasi pengiriman itu adalah akibat langsung dari percakapan telepon Trump dengan Putin.
Pejabat itu mengatakan membawa 60 ton ventilator, masker, respirator, dan barang-barang lainnya.
Pejabat itu mengatakan peralatan itu akan diperiksa dengan cermat untuk memastikan peralatan itu sesuai dengan persyaratan kualitas dari Administrasi Makanan dan Obat-obatan AS.
Saluran Rossiya 24 Rusia pada Rabu pagi menunjukkan pesawat lepas landas dari pangkalan udara militer di luar Moskow dalam kegelapan. Ruang muatnya dipenuhi dengan kotak kardus dan paket lainnya.
Kasus koronavirus AS yang dikonfirmasi telah melonjak hingga lebih dari 205.000, dengan 4.500 kematian.
Di Rusia, penghitungan resmi dari kasus yang dikonfirmasi adalah 2.337, dengan 17 kematian, meskipun beberapa dokter di sana mempertanyakan keakuratan data resmi.
Hubungan antara Moskow dan Washington dalam beberapa tahun terakhir tegang. Dipicu kasus Suriah, Ukraina, hingga campur tangan pemilu AS yang dibantah Rusia.
Trump menghabiskan dua tahun berjuang melawan investigasi federal apakah kampanyenya 2016 berkolusi dengan Rusia.
"Tidak ada yang bisa dilihat di sini. Hanya pesawat militer Rusia yang mendarat di JFK dengan 60 ton pasokan medis untuk mendukung respons # COVID19 Amerika," kata Brett McGurk, mantan diplomat Amerika untuk Trump dan mantan Presiden Barack Obama dan George W Bush.
Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa ia dan Putin mendiskusikan virus itu secara panjang lebar. "Rusia dipukul sangat keras," katanya.
Peskov, juru bicara Putin, mengatakan Moskow berharap Amerika Serikat mungkin juga dapat memberikan bantuan medis ke Rusia jika perlu ketika saatnya tiba.
"Penting untuk dicatat bahwa ketika menawarkan bantuan kepada kolega AS, presiden (Putin) mengasumsikan itu ketika AS produsen peralatan medis dan bahan mendapatkan momentum, mereka juga akan dapat membalas jika perlu," kata Peskov.
Peskov mengeluh bahwa beberapa pejabat AS telah membuatnya sulit untuk mempercepat bantuan.