Selasa, 31 Maret 2020 06:00
Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa memimpin rapat online di ruang kerjanya.
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Jaga jarak bukan berarti tak bisa rapat. Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) mempraktikkannya. Memanfaatkan teknologi. Rapat tak lagi harus duduk semeja.

 

Senin (30/3/2020), Andi Seto menggelar rapat virtual. Peserta saling tatap lewat layar laptop atau smartphone. Bupati muda itu tetap berada di ruang kerjanya. Sementara peserta rapat juga di tempat masing-masing.

Rapat dalam jaringan (daring) itu melibatkan para camat dan beberapa kepala desa. Bupati menginstruksikan pembentukan relawan desa dalam melawan virus corona (Covid-19).  

Kepala desa menjadi ketua tim. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menjadi wakil ketua. Anggotanya terdiri atas perangkat desa, anggota BPD, ketua RW, ketua RT, pendamping lokal desa, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), kader kesehatan yang ada di desa, tenaga kesehatan di desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, karang taruna, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta bermitra bhabinkamtibmas, babinsa dan pendamping desa.

 

Tugas relawan desa lawan Covid-19, yakni melakukan pencegahan. Melakukan edukasi melalui sosialisasi yang tepat. Menjelaskan informasi terkait Covid-19. Mulai gejala, cara penularan, maupun langkah-langkah pencegahannya.

Juga mendata penduduk rentan sakit, seperti orang tua, balita, serta orang memiliki penyakit menahun, penyakit tetap dan penyakit kronis Iainnya. Melakukan penyemprotan disinfektan dan menyediakan cairan pembersih tangan di tempat umum. Contohnya, balai desa.

Kemudian menyediakan alat kesehatan untuk perlindungan, serta pencegahan penyebaran wabah dan penularan Covid-19. Menyediakan informasi penting terkait dengan penanganan Covid-19 seperti nomor telepon puskesmas dan petugas kesehatan di desa.

Selanjutnya, melakukan deteksi dini penyebaran Covid-19, dengan memantau pergerakan masyarakat melalui pencatatan tamu yang masuk ke desa. Pencatatan keluar masuknya warga desa setempat ke daerah lain. Pendataan warga desa yang baru datang dari rantau.

Relawan desa ini juga diharapkan membantu pemantauan terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19. Memastikan tidak ada kegiatan warga berkumpul atau kerumunan banyak orang. Termasuk pengajian, pernikahan, dan hajatan atau kegiatan serupa lainnya.

"Relawan desa ini senantiasa tetap melakukan koordinasi secara intensif dengan pemerintah kecamatan, kabupaten, maupun gugus tugas yang telah dibentuk," ujar putra Andi Rudianto Asapa, mantan bupati Sinjai dua periode itu.

TAG

BERITA TERKAIT