RAKYATKU.COM - Pria itu bertubuh tinggi besar. Bulu lebat menutup pipi hingga dagu. Rambut yang mulai beruban ditutupi kupluk berwarna gelap.
Rekaman CCTV menunjukkan pria kaus hitam kombinasi kuning pada bagian ketiak. Dia memakai celana jin biru keputih-putihan.
Tangan kanannya menenteng tas kain warna biru. Dia mengendap-endap meninggalkan Pusat Kesehatan El Rio di Tucson, Arizona, Amerika Serikat.
Pada Jumat malam (20/3/2020) itu aksinya ketahuan. Ternyata dia yang membawa kabur kit test atau alat uji virus corona. Dilakukan malam hari. Sekitar pukul 20.00 waktu setempat.
Si brewok menyamar sebagai sopir perusahaan pengiriman barang. Dia mengambil 29 alat uji Covid-19 yang sangat dicari. Dia lalu meninggalkan lokasi dengan Dodge Charger warna merah.
Karyawan pusat kesehatan itu baru sadar keesokan harinya. Kit yang belum digunakan sudah hilang dari tempatnya.
Polisi mengatakan, kit itu sebenarnya tidak berguna bagi tersangka berusia 30-an tahun tersebut. Sebab, pengujian masih membutuhkan laboratorium dengan peralatan yang lengkap.
Alat uji tersebut tidak dapat digunakan sebagaimana alat tes kehamilan. Hasilnya bisa diketahui segera. Sampel tak perlu dibawa ke laboratorium.
Polisi mengatakan, tindakan tersangka berkontribusi terhadap krisis kesehatan dengan mengambil alat tes dari tangan perawat dan dokter.
Virus corona telah menginfeksi lebih dari 26.000 orang di Amerika Serikat. Korban tewas sudah mencapai 340 orang.