Minggu, 22 Maret 2020 16:08
Konferensi pers pembatalan resepsi nikah putri Wawali Samarinda, Muhammad Barkati.
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Waktu sudah hampir berganti pada Sabtu malam (21/3/2020). Wali Kota Samarinda, Syahrie Jaang menggelar konferensi pers. 

 

Dia diapit Wakil Wali Kota, Muhammad Barkati dan Ketua DPRD Samarinda, Siswadi. Konferensi pers yang tak biasa itu digelar di Convention Hall Samarinda.

"Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya, dengan hati yang tulus ikhlas, kami memutuskan untuk tetap melanjutkan kegiatan kami," kata Barkati dengan intonasi datar.

Wali Kota Syahrie Jaang langsung menoleh ke arah Barkati. Siswadi juga tampak terkejut. Wartawan yang hadir ikut kaget mendengar ucapan Barkati.

 

Beberapa jam sebelumnya, Barkati ngotot menggelar resepsi pernikahan putrinya Minggu (22/3/2020). Dia mengabaikan imbauan untuk melakukan social distancing karena acara itu sudah disiapkan matang.

Sudah banyak biaya yang dikeluarkan. Lokasi resepsi juga siap. Dekorasi ruangan sudah lengkap. Tidak hanya itu, resepsi itu juga digelar dengan mematuhi protokol kesehatan. Misalnya, area acara disemprot disinfektan, menyiapkan hand sanitizer, dan lainnya.

Namun, tekanan terus berdatangan. Banyak yang khawatir potensi penularan virus corona. Di saat warga diminta tinggal di rumah, resepsi itu justru bakal menghadirkan ribuan orang.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim, dr Nathaniel Tandiorogang bahkan sampai harus membuat surat terbuka melalui media sosial. Surat terbuka itu ditujukan kepada wali kota Samarinda.

"Saat ini kami tenaga medis sangat kuatir dengan rencana Pak Wawali besok apakah ditunda atau tidak. Karena sangat berisiko besar untuk warga Kota Samarinda," tulis Nathaniel.

Pada jelang tengah malam, Wali Kota Syahrie Jaang akhirnya turun tangan. Dia dan ketua DPRD membujuk Barkati untuk menunda resepsi. Sejumlah argumentasi disampaikan. Barkati akhirnya melunak.

Ketiga pimpinan daerah itu akhirnya sepakat menggelar konferensi pers bersama. Menyampaikan kepada publik bahwa resepsi pernikahan itu ditunda sampai situasi kondusif.

Namun, pernyataan pembuka Barkati dalam konferensi pers itu bikin wali kota terkejut. Berbeda dengan hasil pembicaraan sebelumnya dengan Barkati. Dia mengaku bersedia menunda acara itu.

Suasana yang awalnya tegang baru menjadi cair saat Barkati melanjutkan kata-katanya.

"Tapi melanjutkannya dengan waktu, Insya Allah waktu yang tepat untuk kita laksanakan," sambung Barkati.

Syahrie Jaang lalu tertawa. Siswadi tampak lega dan ikut tertawa. Wartawan pun ikut tersenyum karena merasa dikerjai. "Jangan tegang duluan," ujar Barkati seraya tersenyum.

Barkati menyiapkan makanan untuk 50 ribu orang. Itu sebabnya acara digelar di Convention Hall Samarinda seluas 26 ribu meter persegi itu. Artis Ibu Kota siap didatangkan untuk menghibur tamu. 

Tidak heran jika acara ini digelar mewah. Yang akan menikah ini adalah putri satu-satunya Barkati. Namun, semua anggota keluarga sepakat mendahulukan keselamatan warga dibandingkan kesenangan pribadi atau keluarga.

Makanan lebih dari 100 ribu porsi yang sudah dipesan akan dibagi ke sejumlah pondok pesantren, panti asuhan, dan warga miskin.

Soal biaya yang sudah dihabiskan acara yang batal itu, Barkati enggan menyebut nominalnya. 

"Kita ambil hikmahnya saja. Kalau kita mau hitung-hitung, tidak ada nilanya. Ini murni demi kepentingan masyarakat," pungkasnya.
 

TAG

BERITA TERKAIT