Jumat, 20 Maret 2020 18:20
Plt Kabag Humas Setdakab Jeneponto, Mustaupiq.
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Mustaufiq banyak bercerita tentang tugas barunya. Dia baru saja ditunjuk menjadi pelaksana tugas kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Jeneponto.

 

Saat ini, Mustaupiq masih juga menjabat kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil Mikro Dinas Koperasi Kabupaten Jeneponto.

Jabatan di Dinas Koperasi, katanya, berbeda dengan tugas baru ini. Humas merupakan mata, telinga, mulut, tangan, dan kaki pemerintah daerah. Bukan sekadar tukang jinjing tas. Harus banyak berdiskusi dengan masyarakat intelektual.

Tentu, kata dia, harus banyak mengetahui dan memahami karakter dan budaya masyarakat secara luas di Butta Turatea Kabupaten Jeneponto. Apalagi tugas sebagai pelaksana tugas itu hanya tiga bulan. 

 

Dengan pemahaman itu, sehingga menggambarkan humas itu tidak krisis data. Pada prinsipnya, kata dia, selembar daun saja yang jatuh, harus mereka ketahui. Maksudnya kegiatan yang berkaitan dengan pemerintah harus dipahami.

"Karakter dan budaya masyarakat di daerah beragam di 11 kecamatan di Butta Turatea. Humas itu selaku pembisik bupati dan harus paham dengan kondisi sosial secara umum," ujarnya saat silaturahmi wartawan di Jeneponto, Jumat (20/3/2020).

Humas juga harus paham karakter wartawan. Alasannya, insan pers adalah salah satu sumber informasi. Mereka yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.

"Penting membangun interaksi positif, keakraban fungsional lewat gerbang humas. Harus banyak bersentuhan dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, utamanya wartawan dan lainnya," ujar pria yang hobi membaca itu.
 

TAG

BERITA TERKAIT