RAKYATKU.COM,BANTAENG - Ilham Azikin mengenakan masker jingga. Warnanya berbeda dengan yang digunakan staf yang ikut rombongan.
Pada Kamis (19/3/2020), bupati Bantaeng itu memantau ketersediaan bahan pokok. Bupati muda itu tampak mengenakan kemeja batik berwarna biru.
Ada beberapa lokasi yang dikunjungi orang nomor satu di Bantaeng itu. Mulai minimarket, Pasar Sentral Bantaeng, hingga gudang Bulog.
Turut mendampingi bupati, Wakil Bupati Bantaeng, Sahabuddin. Juga unsur forkopimda dan kepala OPD lingkup Pemkab Bantaeng. Semua mengenakan masker warna biru muda.
Ini merupakan langkah Pemkab Bantaeng dalam mengantisipasi dampak pandemi virus corona.
Dari hasil pantauan, diperoleh data bahwa stok beras Bantaeng masih cukup hingga enam bulan ke depan. Meskipun tidak ada panen, ketersediaan bahan pokok beras tetap surplus. Bahkan Bantaeng masih menyuplai beras ke beberapa daerah.
Sementara stok gula pasir hanya cukup untuk kebutuhan masyarakat sampai satu pekan ke depan. Akibatnya terjadi lonjakan harga. Biasanya dijual Rp11 ribu, kini naik menjadi Rp17-18 ribu per kilogram.
"Pemerintah pastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi untuk masyarakat. Terutama kebutuhan terhadap bahan pokok beras," ujar Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Bantaeng, Meyriani Madjid.
Bupati Bantaeng, Ilham Azikin mengimbau kepada para pedagang di pasar untuk membatasi penjualan gula.
Hal itu, kata dia, agar tidak terjadi panic buying sehingga kebutuhan masyarakat tetap aman. Apalagi mengingat bahwa sebentar lahi memasuki bulan Ramadan.
"Jangan sampai ada oknum yang berusaha melakulan penimbunan atau memainkan harga. Kemudian membuat persediaan bahan pokok menjadi tidak stabil," tuturnya.