Selasa, 17 Maret 2020 20:41
Penjaga penjara berdiri di Penjara Evin Iran yang terkenal kejam. (AFP)
Editor : Suriawati

RAKYATKU.COM - Iran membebaskan sekitar 85.000 tahanan untuk sementara, sebagai tanggapan terhadap virus corona.

 

Seorang juru bicara pengadilan mengatakan pada hari Selasa (17/03/2020) bahwa sekitar 50 persen dari mereka yang dibebaskan adalah tahanan terkait keamanan.

"Selain itu, di penjara, kami telah mengambil tindakan pencegahan untuk menghadapi wabah," kata juru bicara itu, Gholamhossein Esmaili, dikutip Al Arabiya.

Pada 10 Maret lalu, Pelapor Khusus PBB untuk Hak Asasi Manusia di Iran mengatakan bahwa dia telah meminta pemerintah di negara itu untuk membebaskan semua tahanan politik untuk sementara, untuk membantu membendung penyebaran virus corona.

 

Sebagai langkah pencegahan lainnya, pada hari Senin, Presiden Iran Hassan Rouhani mendesak warganya untuk tinggal di rumah.

"Kami menyarankan semua orang untuk menghindari meninggalkan rumah mereka dan bepergian sebanyak mungkin," kata Rouhani.

TAG

BERITA TERKAIT