Selasa, 17 Maret 2020 19:52
BBC
Editor : Suriawati

RAKYATKU.COM, SPANYOL - Dia baru saja menjadi janda. Suaminya meninggal akibat virus corona.

 

Beberapa jam setelah kepergian suaminya, wanita itu mendatangi rumah sakit. Dia ingin dirawat. Tapi ditolak. Dia menangis.

Di bangku di luar rumah, ia meluapkan kesedihannya. Anak-anaknya yang sudah dewasa mencoba menghiburnya. Mereka memeluk sang ibu.

Laporan media mengatakan bahwa wanita itu ditolak oleh petugas medis karena ia dianggap tidak cukup sakit untuk dirawat karena virus korona.

 

Dokter mengatakan kepadanya untuk mengasingkan diri di rumah. Infeksinya dianggap belum memenuhi syarat untuk dirawat di rumah sakit yang penuh sesak di Madrid, Spanyol.

Spanyol, yang memiliki populasi 46,7 juta jiwa, telah mencatat lebih dari 7.700 infeksi dan 288 kematian dalam beberapa pekan terakhir.

Salah satu kota yang paling terpukul adalah ibukota Madrid, di mana rumah sakit telah dibanjiri dengan pasien.

Keadaan sangat buruk sehingga petugas medis telah memposting pesan di media sosial untuk mendesak mereka yang memiliki gejala ringan agar menjauh.

Salah satu rumah sakit setempat bahkan mengatakan telah kehabisan alat pelindung dan akan kehabisan tempat perawatan intensif.

TAG

BERITA TERKAIT