Sabtu, 14 Maret 2020 22:17
Pembukaan turnamen sepak takraw di Palopo.
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Pemerintah Kota Palopo menggelar turnamen terbuka sepak takraw antarklub. Pembukaan berlangsung di halaman kantor Dispora, Sabtu (14/3/2020).

 

Ketua panitia, Muhammad Taufik mengatakan, turnamen tersebut untuk menumbuhkan semangat berolahraga. Agar dapat mengembangkan jiwa sportivitas dan mewujudkan rasa tanggung jawab demi kemajuan dunia olahraga. Khususnya di Kota Palopo.

Turnamen sepak takraw ini juga diharapkan membuat masyarakat lebih mencintai olahraga dan dapat menyalurkan bakat-bakat positif.

Turnamen sepak takraw sudah lama vakum di Palopo. Kembali digelar untuk mengurangi kegiatan negatif kalangan anak muda. Terutama penyalahgunaan narkoba.

 

Turnamen ini diikuti 36 klub. Datang dari berbagai daerah. Termasuk satu klub dari Kalimantan. 

Kadispora, Nuryadin, SH, MH mewakili wali kota Palopo menyampaikan, sepak takraw adalah olahraga nenek moyang kita. Bukan hanya di Tanah Luwu tetapi di seluruh Indonesia.

"Kejuaraan ini bukan hanya untuk meningkatkan prestasi sepak takraw tetapi juga untuk memperkenalkan Palopo. Agar orang lebih mau datang ke Palopo. Ayo ke Palopo," ujarnya.

"Kalau kita ajak orang ke Palopo, kita jamin keamanan, keselamatan, kesehatannya. Di Kota Palopo ini sudah ada warung dan penginapan yang buka 24 jam," lanjut dia. 

Kadispora yang sekaligus ketua KONI menambahkan, sepak takraw lama vakum di Palopo. Dibangkitkan kembali sejak tahun lalu untuk mencari bibit baru. 

Pertandingan dilakukan disamping untuk meningkatkan prestasi, menguji skill, stamina, juga sekaligus menguji mental. 

"Selama ini kalau kita latihan terus, fisik sudah bagus. Tekniknya bagus. Pas bertanding, tumbang karena mentalnya yang lemah. Cara agar mentalnya bagus salah satunya dengan mengikuti kejuaraan seperti ini," tambah Nuryadin.

Turnamen sepak takraw ini juga untuk menghibur masyarakat Palopo. Penggemar sepak takraw di Palopo dan Luwu Raya sangat banyak. Termasuk komunitas-komunitas takraw.

Kadispora juga berharap kepada para panitia untuk melayani dengan baik para peserta. Tegakkan aturan, disiplin, dan profesionalitas. Wasit juga diminta bekerja profesional sesuai aturan yang ada.

Nuryadin juga menyampaikan bahwa pertandingan digelar pada dua tempat, indoor dan outdoor. Lebih banyak outdoor agar lebih banyak masyarakat yang bisa menyaksikan pertandingan. 

Acara dilanjutkan penyerahan bola takraw dari wali kota yang diwakili Kadispora kepada panitia pelaksana.
 

TAG

BERITA TERKAIT