Kamis, 12 Maret 2020 21:47
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM,WAJO - Anggota DPRD Wajo, Sulfiah menyoroti pelayanan RSUD Lamaddukelleng. Pelayanan belum maksimal. PAD pun seret.

 

"Ironis memang. Sebab, kita mendapatkan PAD dari orang sakit," kata anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Wajo itu.

Dia berharap, manajemen melakukan pembenahan layanan. Baik rawat jalan maupun rawat inap.

"Termasuk pemerintah daerah mengupayakan penambahan jumlah tenaga medis, baik dokter umum, spesialis, perawat berstatus aparatur sipil negara (ASN), serta alat-alat kesehatan memadai dan kecukupan obat," ujarnya.

 

RSUD, kata Sulfiah, merupakan aset daerah yang memerlukan perhatian bersama seluruh pemangku kepentingan. Sebab muaranya adalah untuk peningkatan pelayanan kesehatan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

"Kita tidak sekadar mengejar PAD. Saya meyakini jika pelayanan dan fasilitasnya memadai, sudah pasti PAD akan datang dengan sendirinya," ujar Sulfiah.

Direktur RSUD Lamddukelleng, drg Andi Ela Hafid mengakui pelayanan yang belum maksimal. Namun, dia berjanji melakukan pembenahan secara bertahap.

Salah satu yang dikeluhkan masyarakat dan petugas Rumah sakit adalah SAB. "Alhamdulillah sudah bisa diatasi," katanya Kamis (12/3/2020).

"Pemasangan lampu premium juga sudah terpasang. Pelayanan dan antrean juga sudah bisa diatasi. Salah satu langkah yang kita ambil jam pelayanan lebih cepat dimulai. Harapan kami mudah-mudahan SiMRS dan jaringan tidak bermasalah. Ini tetap kita evaluasi," lanjut Andi Ela.

Namun yang masih menjadi masalah, sebagian ruangan masih panas. Banyak AC atau alat pendingin ruangan yang rusak. Sejumlah ruangan lain memang belum memiliki AC. 

Terkait keluhan air bersih, pihaknya langsung melakukan pembersihan bak dan penambahan air di enam bak yang ada. 

"Saya juga heran kalau masih ada banyak antrean karena kita sudah rapat dengan pihak SIMRS. Semua akan kita benahi demi memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tapi akan kami lakukan secara bertahap," kata drg Ela Hafid. (Rakyatku.com/Rasyid)

TAG

BERITA TERKAIT