RAKYATKU.COM,BANTAENG - Bupati Bantaeng, Ilham Azikin tak kecewa tak dikalungi sutera. Pada peresmian kantor cabang BRI itu, hanya dua pejabat yang disambut istimewa.
Keduanya yakni Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dan Direktur Jaringan BRI, Ahmad Solichin. Mereka dikalungkan kain sutera beda warna. Sama-sama berhias pita.
Kantor cabang BRI Bantaeng itu diresmikan Senin (9/3/2020). Gedungnya berlantai tiga. Berlokasi di Jalan Kartini.
Kasubag Protokol Bagian Umum Setda Bantaeng, Saenal Abidin Maksud akhirnya buka suara. Malam sebelum peresmian, dia sempat berkoordinasi dengan BRI.
"Malamnya (Minggu malam, 8 Maret 2020) kita koordinasi. Ada tujuh (sutera) yang disiapkan BRI. Jadi kami pertanyakan siapa yang dikalungi. Ada tiga pejabat rencananya yang dikalungi, salah satunya Bupati (Bantaeng)," ungkap Saenal kepada Rakyatku.com, Selasa (10/3/2020).
Namun, kata pria yang akrab disapa Enal ini, bahwa rencana pengalungan sutera kepada bupati batal. Pertimbangannya, Bantaeng merupakan tuan rumah.
"Kan tidak logis kalau tuan rumah dikalungi. Kami tuan rumah sebagai pendamping tamu-tamu dari luar. Memang masuk akal, karena Bantaeng tuan rumah. Jadi tidak usah (dikalungi sutera)," bebernya.
Dirinya menegaskan, keputusan untuk tidak mengalungkan sutera kepada bupati Bantaeng bukan dari BRI. Juga bukan dari protokoler kabupaten.
"Itu atas pertimbangan dari protokoler Pemprov (Sulsel)," tegasnya.
Akhirnya, hanya dua pejabat yang dikalungkan sutera, yakni gubernur dan direktur jaringan BRI. Keduanya pimpinan tertinggi di BRI dan Pemprov Sulsel yang hadir dalam acara tersebut.
Sebelumnya, Kepala Kantor Cabang BRI Bantaeng, Mirza Indra Firmansyah akhirnya mengklarifikasi pengalungan sutera tersebut.
Dia mengaku, pihaknya sebenarnya telah menyiapkan tujuh kain sutera yang akan dikalungkan kepada pejabat yang hadir.
"Kami sudah beli sutera di Makassar. Kami sudah siapkan tujuh (kain sutera). Direktur (Jaringan BRI), gubernur, inspektur, BI, OJK, bupati," ujar Mirza, Selasa (10/3/2020).
"Tapi protokol dari Provinsi (Sulsel) yang minta. Hanya dua (sutera) saja. Satu dari pemerintah, pimpinan tertinggi (gubernur)," katanya.