RAKYATKU.COM - Dua puluh empat tewas dan 22 lainnya hilang pasca serangan tornado di Tennessee. Seorang pekerja crane sempat mengucapkan pesan-pesan terakhir.
Pekerja tersebut terjebak di posisi ketinggian di pusat kota Nashville saat angin tornado mematikan itu bertiup kencang.
Dia terpaksa bertahan di tempat yang berbahaya. Membutuhkan waktu 15 menit baginya untuk turun.
"Ada tornado sungguhan di sana, ya Tuhan," kata Jason Nash, operator deret yang terjebak, dalam video.
"Jika sesuatu terjadi, pastikan semua orang tahu aku mencintainya," lanjut dia.
Badai menghasilkan setidaknya dua twister yang menewaskan 24 orang di negara bagian dan menyebabkan kerusakan signifikan di pusat kota Nashville. Setidaknya tiga orang masih hilang.
Tornado di daerah Nashville dan Wilson memiliki intensitas EF-3, dengan angin normal antara 136 dan 165 mph, menurut Pusat Prediksi Badai Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional.
Gubernur Tennessee dari Republik Bill Lee mengumumkan keadaan darurat setelah badai. Dia mengirim pengawal nasional untuk membantu upaya pencarian dan penyelamatan.
"Kami telah membuat beberapa kemajuan besar hari ini," kata Wali Kota Putnam, Randy Porter.
Badai bergerak begitu cepat sehingga beberapa orang tidak punya waktu untuk melarikan diri dari jalurnya.
"Serangannya sangat cepat. Banyak orang tidak punya waktu untuk berlindung," kata Porter. "Banyak dari orang-orang ini sedang tidur," lanjut dia.
Satu tornado menghancurkan rumah-rumah dan bisnis-bisnis di sepanjang 10 mil dari Nashville. Termasuk di pusat kota. Tornado lain merobek lebih dari 100 bangunan sepanjang 2 mil di wilayah Putnam, 80 mil di sebelah timur kota.
Twister yang melanda Putnam County diklasifikasikan EF-4. Tipe terkuat kedua. Kecepatan angin 175 mph. Begitu laporan National Weather Service, Rabu malam.
Setelah kerusakan parah di kota itu, para pejabat mengatakan mereka tetap berharap.
"Kami tangguh dan kami akan membangun kembali," kata Wali Kota Nashville, John Cooper.