Senin, 02 Maret 2020 10:56
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Waktu menunjuk pukul 21.20. Panggilan datang dari sebuah motel. Katanya, terjadi perkelahian antara seorang pria dan wanita.

 

Salah seorang di antaranya butuh penanganan medis. Polisi dan petugas medis langsung bergerak menuju lokasi.

Pria berusia 40-an yang terlibat tiba-tiba menjadi agresif. Dia melompat ke ambulans dan membawanya pergi.

Pria yang dketahui berasal dari Pennsylvania itu hanya mengenakan celana boxer. Polisi yang mencoba mengadangnya, justru ditabrak.

 

Polisi lalu menembaknya tiga kali. Tetapi, pelaku terus saja melaju dalam kecepatan rendah. Dia melalui jalan-jalan Philadelphia pada Jumat malam (28/2/2020).

Delapan unit mobil patroli polisi membuntutinya dari belakang. Beberapa mobil patroli lainnya berusaha mengadang, namun pria itu tak menghiraukannya.

Selama pengejaran 90 menit, ambulans mencapai kecepatan tertinggi 25 mph. Menempuh jarak kurang dari 2 1/2 mil sebelum akhirnya penangkapan pria itu tanpa insiden.

Video udara memperlihatkan pria itu berhenti di tempat parkir sebuah restoran cepat saji dan membuka pintu ketika petugas mendekat. 

Dia kemudian pergi dan menabrak kendaraan polisi yang menghalangi jalan keluar. Sebuah truk derek yang tampaknya mengintervensi selama pengejaran itu ditabrak dari belakang dan dikirim ke tailspin dari jalan.

Tidak ada petugas polisi yang diyakini terluka dalam tabrakan itu. Setiap cedera pada pengemudi lain tidak jelas.

"Dia beruntung sudah larut malam dan tidak ada orang di sini yang terbunuh atau apa pun," saksi Sean McDonald mengatakan kepada FOX29 Philadelphia. 

"Dia mengemudi seperti orang gila," lanjutnya.

Pria itu muncul tanpa baju dan hanya mengenakan celana boxer ketika dia ditahan. Dia dibawa ke rumah sakit untuk dirawat, tetapi polisi mengatakan dia tidak segera didakwa dengan kejahatan.

Pria itu empat ditembak tiga kali. Dua kali di kaki kiri dan satu kali di samping. 

Sementara petugas yang tertabrak ambulans juga sementara dirawat di rumah sakit. Beruntung, luka-lukanya tidak sampai mengancam jiwa.

TAG

BERITA TERKAIT