Sabtu, 29 Februari 2020 23:54
Pesawat Garuda Indonesia yang disulap jadi pesawat kepresidenan.
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Pesawat Boeing 777-300ER itu sudah berubah warna. Dominan putih. Pada bagian atas terdapat lambang garuda. Lalu, tulisan "REPUBLIK INDONESIA".

 

Pesawat itu milik Garuda Indonesia. Disewa Istana untuk menjadi pesawat kepresidenan. Tidak jelas berapa lama disewa dan berapa sewanya.

Foto pesawat yang sementara finishing itu sempat jadi perbincangan di media sosial. Pertanyaannya, mengapa harus menyewa pesawat? Bukankah masih ada pesawat kepresidenan?

Menteri Sekretaris Negara Pratikno awalnya terkesan merahasiakan. Dia menegaskan tak ada pembelian pesawat kepresidenan baru. Namun, dia mengakui, ada rencana Istana untuk menyewa pesawat dari Garuda.

 

Pesawat kepresidenan yang selama ini dipakai Jokowi berjenis Boeing Business Jet (BBJ) 2 tipe 737-800. Untuk perjalanan jauh, harus transit beberapa kali untuk mengisi bahan bakar.

Sekretaris Kabinet, Pramono Anung yang akhirnya memberikan penjelasan. Politikus PDIP itu mengakui bahwa pesawat Garuda itu sudah disewa Istana.

Rencananya, pesawat itu akan digunakan Presiden Jokowi untuk menghadiri ASEAN-US Special Summit di Las Vegas, Amerika Serikat. Acara itu rencananya digelar pekan kedua Maret 2020.

Pramono menyebut menyewa pesawat lebih murah dibandingkan menggunakan pesawat kepresidenan yang ada sekarang. Menurut dia, Jokowi yang langsung meminta agar dihitung biayanya.

"Setelah dilakukan perbandingan biayanya lebih murah sedikit," ucap Pramono. 

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menjelaskan, waktu tempuh Boeing 777-300ER adalah 14 jam dari Jakarta ke Las Vegas. Dengan pesawat berbadan lebar ini, perjalanan hanya satu kali transit.

Manfaat lainnya, mereka bisa memilih tempat transit di negara yang aman dari penyebaran virus corona.

Menteri pendamping juga akan berada dalam satu pesawat dengan Jokowi. Itu dianggap lebih hemat. Selama ini, menteri berangkat sendiri-sendiri menggunakan pesawat komersil.

Penyewaan pesawat itu dikritik Roy Suryo, politikus Partai Demokrat. Dia bilang, penyewaan pesawat itu justru lebih mahal.

Soal keamanan, misalnya. Pesawat kepresidenan yang lama sudah dilengkapi pengaman, anti rudal dan flaring. Sedangkan PK-GIG milik Garuda itu belum. Harus dipasangi fasilitas keamanan. Jadinya lebih mahal. 

Belakangan diketahui, ASEAN-US Summit ditunda karena virus Corona (Covid-19). Padahal, pesawat Garuda Indonesia itu sudah telanjur disewa.
 

TAG

BERITA TERKAIT