Senin, 24 Februari 2020 17:16
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Gelombang pensiun para dokter membuat pasien telantar di Inggris. Banyak yang mogok dan enggan mengambil lembur gara-gara pajak.

 

Fenomena itu terungkap dalam surat terbuka dari 11 badan medis terkemuka di Inggris. Mereka mendesak menteri terkait untuk mengatasi krisis pensiun para dokter.

Mewakili puluhan ribu dokter dan dokter rumah sakit, organisasi mengatakan tindakan sudah lama tertunda.

Surat itu ditandatangani Asosiasi Medis Inggris dan Royal College of Surgeons. Departemen Keuangan mewacanakan mengenakan pajak bagi dokter yang berpenghasilan lebih dari £ 110.000 atau sekitar Rp1,9 miliar.

 

Banyak sokter yang menolak lembur. Juga menolak piket malam dan enggan bekerja di akhir pekan. Mereka enggan menghadapi tagihan pajak yang tinggi.

Bulan lalu, sejumlah pasien kanker dan operasi pinggul telantar gara-gara dokter mengurangi waktu kerja mereka.

Surat terbuka itu ditujukan kepada Kanselir Rishi Sunak. Dia didesak menggunakan anggaran bulan depan untuk menyelesaikan dilema tak tertahankan bagi profesi medis tersebut. 

Serikat pekerja dokter, BMA mengatakan, aturan itu tidak adil karena dokter tidak bisa mengendalikan pertumbuhan pensiun mereka. Beberapa yang berpenghasilan kurang dari £ 110.000 terpengaruh karena pertumbuhan pensiun. 

TAG

BERITA TERKAIT