Sabtu, 15 Februari 2020 07:00
Editor : Andi Chaerul Fadli

RAKYATKU.COM - Ayah empat anak asal Inggris telah ditangkap di Mesir setelah menepuk punggung petugas keamanan bandara.

 

Keluarga pria bernama Tony Camoccio itu khawatir dia mungkin akan dituduh melakukan pelecehan seksual setelah dugaan insiden di bandara pada 8 Februari itu, dikutip dari Evening Standard, Sabtu (15/2/2020).

Pria yang tinggal di London itu berada di akhir liburannya bersama istrinya dan sekelompok teman pada saat kejadian tersebut.

Pria berusia 51 tahun itu diyakini ditahan polisi setelah ditahan di sebuah pos pemeriksaan di Bandara Internasional Hurghada.

 

Lebih dari 3.000 orang telah menandatangani petisi online pada Kamis malam yang menyerukan agar dia dibebaskan.

Sebuah pernyataan di situs web petisi berbunyi: "Dia berada di pos pemeriksaan akhir di mana dia, sebagai prosedur standar untuk semua penumpang keluar, ditepuk oleh petugas keamanan."

"Tony kemudian dengan lembut menepuk para petugas kembali, dan sekarang menghadapi tuduhan serius."

"Dia ditahan di sel populasi umum semalam di mana dia tetap di borgol membatu seumur hidupnya karena dia tidak tahu apa yang seharusnya dituduhkan kepadanya atau apa yang telah dia lakukan salah."

Kantor Luar Negeri mengatakan telah melakukan kontak dengan keluarga dan pihak berwenang di Mesir.

Radha Stirling, kepala eksekutif organisasi hak asasi manusia yang Ditahan di Dubai, mengatakan pihak berwenang telah memperpanjang penahanan Camoccio selama dua minggu lagi untuk menyelidiki tuduhan tersebut.

"Kami terkejut dengan penangkapan dan penahanan Camoccio, dan takut akan keselamatannya," tambahnya.

TAG

BERITA TERKAIT