RAKYATKU.COM,PANGKEP - Kalau dilihat sepintas, orang percaya bahwa Nanang Margasali benar polisi.
Tidak hanya mengenakan seragam polisi, cokelat. Dia juga mengenakan kaus dalaman yang sering dipakai polisi.
Dia hanya kurang teliti pada cambang dan jenggotnya. Walau dipotong rapi, dia mungkin tak sadar bahwa tidak ada polisi Indonesia yang berjenggot atau bercambang. Kecuali anggota intelijen untuk penyamaran.
Pria asal Kampung Timbusang, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene, Pangkep itu ditangkap, Kamis (13/2/2020). Warga curiga dengan gerak geriknya.
Kepada warga, dia sempat mengaku polisi berpangkat inspektur dua (Ipda) yang bertugas di Polres Gowa. Namun, dia tidak bisa menunjukkan kartu tanda anggota (KTA).
Dia akhirnya dibawa ke Polsek Labbakang untuk diinterogasi.
"Jadi korban hanya ingin ditakuti sehingga menggunakan atribut polisi berpangkat Ipda sehingga kita amankan," ujar Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim Aji.
Belum ada korban yang dirugikan Nanang, meskipun sudah dua bulan tinggal di salah satu rumah warga di Labbakang.
Pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan ini ditangkap berdasarkan laporan warga. (Tajuddin Mustaming/Rakyatku.com)