Selasa, 11 Februari 2020 11:44
ILUSTRASI
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Seorang mahasiswi mendapat teror cabul. Bayangkan, dalam enam hari, gadis 20 tahun itu menerima 41 panggilan dan pesan cabul dari nomor berbeda.

 

Itu terjadi dalam enam hari terakhir. Karena terganggu, korban telah melapor ke kantor polisi Krishna Nagar di Lucknow.

Dalam keluhannya, sarjana tersebut mengatakan bahwa ia mulai menerima pesan-pesan vulgar di WhatsApp mulai 3 Februari. Pesan-pesan itu datang dari nomor internasional.

Dia mengatakan kepada polisi bahwa ketika dia memblokir nomor tertentu, pesannya datang dari nomor lain. 

 

Ketika dia mulai memblokir nomor di WhatsApp, dia mulai menerima panggilan cabul dari nomor yang berbeda.

Gadis itu mengatakan dia menerima pesan dari 30 nomor berbeda dan panggilan dari 11 nomor. "Itu traumatis," keluhnya.

Awalnya, dia tidak ingin mengajukan stigma sosial yang menakutkan, tetapi orang tua dan teman-temannya membujuknya untuk melakukannya.

Petugas House Station Krishna Nagar, Ram Kumar Yadav mengatakan bahwa semua nomor yang diberikan oleh pengadu telah dimasukkan dalam pengawasan. Polisi sementara melacak pelaku.


 

TAG

BERITA TERKAIT