Jumat, 07 Februari 2020 21:10
Surat untuk Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terkenal tegas. Sanggupkah Daru Asmara Jaya, suami Zikria Dzatil, melunakkannya?

 

Sebelumnya Risma memberi maaf kepada Zikria Dzatil. Warganet yang menghinanya lewat media sosial. Namun, Risma enggan menemui Zikria yang kini berstatus tersangka.

Meski begitu, Risma mengaku siap bertemu. Tapi, harus inisiatif dari kubu Zikria. Lampu hijau itu disambut Daru Asmara Jaya.

Lewat surat yang bertulis tangan, dia bermohon bisa bertemu langsung Risma. Mewakili istrinya.

 

Kuasa hukum Zikria, Advent Dio Randy mengatakan, surat itu sudah dikirimkan kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Jumat (7/2/2020). Melalui Bagian Umum Pemerintah Kota Surabaya. 

Suami Zikria itu berharap Risma berkenan mengabulkan keinginannya untuk bisa bertemu secara langsung. 

Dalam surat itu, Daru mengucapkan terima kasih kepada Risma yang telah beekenan memaafkan segala kesalahan yang dilakukan istrinya, Zikria. 

Berikut isi surat lengkap Daru Asmara Jaya untuk Risma: 

Saya Daru Asmara Jaya, Suami dari Ibu Zikria. 

Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Risma yang telah berkenan memaafkan segala kesalahan yang telah dilakukan oleh istri saya kepada Ibu Risma.

Pada kesempatan ini, perkenankan saya kembali memohon maaf kepada Ibu Risma karena kesalahan yang telah dilakukan oleh istri saya kepada Ibu Risma yang merupakan kesalahan saya sebagai seorang suami yang tidak bisa mendidik sang istri. 

Dalam hal ini saya bukan hanya sebagai suami Ibu Zikria tapi juga sang ayah dari anak-anak kami yang merasa kasihan dan tidak tega jika melihat kondisi anak-anak kami saat ini. 

Anak sulung kami yang saat ini sudah bekerja kerap kali menerima celaan dan olokan baik secara langsung maupun melalui media sosial dari orang yang tidak dikenalnya. 

Bahkan kadang saya menangis sendiri ketika melihat anak saya yang bungsu (belum genap 2 tahun) sering menangis memanggil-manggil mamanya. 

Ibu Risma, perkenankanlah saya mewakili keluarga bertemu secara langsung dengan Ibu Risma untuk menyampaikan permohonan maaf kami sedalam-dalamnya agar hati ini bisa lebih tenang setelah bisa mengucapkan permohonan maaf kepada Ibu Risma secara langsung. 

Saya sangat berharap Ibu Risma berkenan menerima permohonan pertemuan itu. 
Meskipun saya tahu kesalahan yang dilakukan istri saya telah melukai serta menyakiti dan menjatuhkan harga diri Ibu Risma sekeluarga bahkan masyarakat Kota Surabaya yang menghormati dan mencintai Ibu Risma layaknya mereka menghormati mencintai ibu mereka sendiri. 

Demikian permohonan ini kami sampaikan, atas kebijaksanaan Ibu Risma saya berterima kasih sebesar-besarnya dan semoga Ibu Risma beserta keluarga diberi kesehatan dan kebahagiaan. 

Surabaya, 7 Februari 2020 


Daru Asmara
 

TAG

BERITA TERKAIT