RAKYATKU.COM - Petugas berseregam kuning berbaris di dekat tangga pesawat. Beberapa di antaranya menggendong tabung di punggung.
Tabung berisi cairan itu disemprotkan kepada setiap WNI yang turun dari pesawat Batik Air. Pemandangan itu terlihat di Bandara Hang Nadim, Batam, Minggu (2/2/2020).
Semprotan tersebut sempat jadi pembicaraan warganet. Mereka menduga-duga jenis cairan yang disemprotkan tersebut. Ada yang menyebutnya alkohol.
Sekretaris Setditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto akhirnya memberikan penjelasan.
"Mana ada disemprot alkohol yang bikin mabuk? Itu pakai disinfektan," kata Achmad Yurianto.
Disinfektan adalah bahan kimia yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik. Juga obat untuk membasmi kuman penyakit.
"Fungsinya mematikan bakteri dan virus yang menempel. Itu memang dibuat untuk manusia, untuk disemprotkan ke orang," lanjut Achmad Yurianto seperti dikutip dari Detikcom.
Menurutnya, disinfektan ini sebenarnya sering digunakan untuk membersihkan lantai. Namun disinfektan yang disemprotkan ke WNI adalah disinfektan khusus untuk manusia.
"Sama saja, tapi diberi aroma yang enak lah, daripada ke mana-mana bau pel-pelan. Itu ada yang bau jeruk kek, bau mawar kek, bau yang enak lah," kata Achmad.