Sabtu, 01 Februari 2020 17:37
Pesawat Batik Air menjalankan misi kemanusiaan ke Wuhan.
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM,TANGERANG - Batik Air mendapat kepercayaan dalam misi kemanusiaan ke Wuhan, China. Pengawasan ketat dilakukan sejak dari Tanah Air.

 

Batik Air dengan nomor penerbangan ID-8618 itu membawa 19 kru dan 30 tim medis. Pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta Sabtu (1/2/2020) pukul 13.00 WIB. Diperkirakan tiba di Tianhe Wuhan pada pukul 19.00 waktu setempat.

Bandara Internasional Tianhe Wuhan terletak di Distrik Huangpi. Jaraknya 26 kilometer sebelah utara dari pusat kota Wuhan, Provinsi Hubei.

"Batik Air menyampaikan terima kasih atas penunjukan dan kepercayaan pemerintah yang telah diberikan kepada Batik Air dalam misi kemanusiaan ini," ujar Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro.

 

Batik Air juga berterima kasih dan memberikan apresiasi tinggi atas kesiapan serta profesional untuk bekerja dari awak pesawat, petugas layanan darat. Juga dukungan penuh dari pengelola bandara, pengatur lalu lintas udara, mitra dan berbagai pihak yang terlibat.

Batik Air menggunakan pesawat jenis Airbus 330-300CEO. Pesawat ini terdiri atas 18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi.

Demi pencegahan penularan virus corona, pesawat menyediakan cairan multiguna pembunuh kuman. Juga masker dan alat pelindung diri, sarung tangan, dan cairan atau gel pembersih tangan.

Armada Airbus 330-300CEO telah memiliki peralatan yang dapat menyaring udara di dalam pesawat.

Setelah pesawat tiba di Indonesia, Batik Air langsung masuk hanggar guna dilakukan pembersihan, sterilisasi, dan perawatan. 

Sementara awak pesawat setelah selesai bertugas akan menjalani proses karantina kesehatan dalam tahapan pengawasan.

TAG

BERITA TERKAIT