RAKYATKU.COM - Awaluddin hanya bisa terbaring. Tubuhnya semakin kurus. Di atas tempat tidur beralaskan karpet cokelat bermotif bunga, ia hanya mengenakan baju dan sarung.
Tubuhnya dari leher hingga kaki hanya terlihat tulang-tulang diliputi kulit.
Awaluddin adalah warga Lingkungan Tokka, Lelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.
Pria 42 tahun itu lumpuh dan buta. Sudah sepuluh tahun. Awalnya, Awaluddin hanya mengeluh sakit perut. Namun kondisinya kian memburuk hingga buta dan lumpuh.
Selama sakit, ia dirawat istrinya, Tina (38). Tina harus menjadi tulang punggung keluarga. Menghidupi suami dan ketiga anaknya.
Pada Jumat (24/1/2020), Puskesmas Balangnipa Sinjai menjemput Awaluddin untuk untuk mendapatkan perawatan medis. Kini Awaluddin sementara dirawat di RSUD Sinjai.
Pemerintah Kabupaten Sinjai tengah menguruskan Awaluddin sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi langkah cepat Pemkab Sinjai terhadap masalah sosial masyarakat.
"Saya apreasiasi gerak cepat Pak Bupati Sinjai (Andi Seto Gadhista Asapa). Masih muda dan gesit dalam bekerja. Barakallahufiikum Pak Bupati," ujar Andi Sudirman kepada Rakyatku.com, Selasa (28/1/2020).
"Mari kita bahu-membahu menyelesaikan persoalan-persoalan sosial dengan sinergitas. Ini bagian dari kewajiban pemerintah sebagai mandat yang diamanahkan oleh undang-undang," jelasnya.