Sabtu, 25 Januari 2020 01:30
Bayi yang ditemukan di Jembatan Raoa, Kajang masih dirawat di RSUD Bulukumba.
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Berselimut putih bermotif gambar perahu, bayi itu masih menghuni inkubator. Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) atau alat bantu pernapasan belum dilepas.

 

Bayi yang dibuang ibunya di Jembatan Raoa, Kajang itu terus membaik. Saat ditemukan pedagang ikan, bayi itu dibungkus kantong kresek warna hitam.

Dia didiagnosa sempat mengalami gangguan pernapasan.

"Kabar baiknya, grade kesulitan bernapasnya mulai menurun. Dari awal pertama kali ditemukan berada di skor 4, kini turun jadi 3. Semoga makin membaik," ujar Gumala Rubiah, humas RSUD Sulthan Daeng Radja Bulukunba, Jumat (24/1/2020).

 

Kabar baik lainnya, bayi yang belum diberi nama tersebut sudah mulai minum susu.

Bayi itu sempat mengalami sepsis atau infeksi. Makanya, dokter terus melakukan pengawasan ketat. Pengunjung dibatasi. Ibunda bayi itu belum bisa menjenguknya karena harus berhadapan dengan proses hukum.

Rencananya bayi itu akan diadopsi penemunya, Dadi. Perempuan pedagang ikan di Kajang itu yang pertama kali menemukannya Selasa dini hari (21/1/2020).


 

TAG

BERITA TERKAIT