Jumat, 24 Januari 2020 19:04
Andi Ridwan Wittiri di ruang Fraksi PDIP DPRD Sulsel, Jumat (24/1/2020).
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Andi Ridwan Wittiri (ARW) duduk di kursi panjang, Jumat (24/1/2020). Di ruang Fraksi PDIP DPRD Sulsel itu, dia tampak berbincang dengan legislator banteng moncong putih.

 

Tak lama kemudian, dia beranjak dari kursinya. Mengambil jarak dari politikus PDIP lainnya. Ridwan pindah ke kursi dengan background merah tertuliskan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPRD Sulawesi Selatan. 

Di atas tulisan tersebut, pada bagian tengah terdapat gambar banteng moncong putih. Lambang kebesaran partai yang didirikan Megawati Soekarnoputri Putri. 

Ada juga foto Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin.

 

Anggota DPR RI itu mengenakan baju kemeja lengan pendek warna merah. Ada strip putih vertikal di bagian kancing.

"Kenapa kursinya seperti ini?" ujar Ridwan. Sandaran kursinya terjengkang ke belakang.

Ridwan masih berbicara beberapa hal sebelum mengomentari calon pemilihan wali kota dan wakil wali kota Makassar.

"Saya sih mau maju, tapi tidak ada mau pilih," canda Ridwan Wittiri menanggapi pertanyaan wartawan.

Ridwan Wittiri terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024. Dia mengumpulkan 48.724 suara. Daerah pemilihannya termasuk Makassar. 

"Makassar mengalir," sambung Ridwan Wittiri yang mengenakan kopiah hitam.

Menurut dia, semua nama bakal calon kepala daerah yang akan diusung telah sampai ke tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

"Saat ini prosesnya sementara dilakukan verifikasi berkas untuk selanjutnya dilakukan wawancara oleh DPP," ungkap Ridwan sembari bersandar ke kursi. Kedua tangannya berada di atas sandaran kursi.

"Untuk tingkatan DPC dan DPW semua (prosesnya) sudah selesai. Sudah dikirim hasil survei dan nama kandidat calon kepala daerah," jelas anggota Komisi VII DPR RI itu sambil sesekali menyentuh kumis tipisnya. 

Soal jadwal penyerahan rekomendasi, lelaki kelahiran Soppeng 15 Desember 1962 ini mengatakan, masih tentatif. 

"Rekomendasi mungkin akan diumumkan saat rapat kerja daerah (Rakerda) atau setelah rakerda," ungkap Ridwan.

Dia lalu memanggil Risfayanti Muin, kader PDIP yang sebentar lagi lagi dilantik menjadi anggota DPRD Sulsel. Risfayanti berada di ruang sebelah.

"Ini Risfa setelah ada SK-nya, sudah susah dipanggil. Biasa sampai lima kali saya panggil," canda Ridwan saat Risfayanti datang.

"Tidak Puang. Rakerda tanggal 12 Maret di Makassar," jawab Risfayanti kepada Ridwan Wittiri.

Risfayanti Muin akan menggantikan legislator DPRD Sulsel asal PDIP, Novianus L Patanduk. Pada Pemilu 2019, Novianus memperoleh 4.305 suara. Sementara Risfayanti Muin 4.257 suara. Namun, PDIP lebih menginginkan kader tulen ini duduk di DPRD.

TAG

BERITA TERKAIT