Kamis, 23 Januari 2020 21:15
ILUSTRASI
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Apa jadinya puskesmas tanpa air bersih dan oksigen? Kondisi ini terjadi di Puskesmas Bontoramba, Jeneponto. 

 

Keluhan itu datang dari internal puskesmas. Kabarnya, sudah tiga bulan air ledeng tidak jalan. Oksigen juga tidak tersedia di puskesmas itu.

"Saya ndak pasang oksigen karena bagaimna pak. Tidak pernah diperhatikan sama kapus (kepala puskesmas). Selalu disulkan, katanya tidak ada dana," ujar dr Ansar kepada Rakyatku.com, Kamis (23/1/2020).

Ansar adalah dokter umum yang bertugas di Puskesmas Bontoramba. Dia juga menyebut bahwa tabung oksigen selama ini disimpan di rumah kepala puskesmas.

 

"Ibu kapus bilang, oksigen itu tidak ada dananya. Saya bilang kita itu sebagai kapus harusnya bertanggung jawab tentang pelayanan. Kita ini kan pelayan ji. Kita juga mau bekerja dengan bagus," kata dr Ansar.

Ketersedian air bersih juga menghambat pelayanan. 

"Pasien selalu mengeluh tidak ada air. Sudah tiga bulan tidak jalan air. Alasannya tidak ada dana untuk beli pipa. Kasihan kalau ada pasien mencret disuruh keluarganya angkat air kan kasihan," lanjut dia.

Kepala Puskesmas Bontoramba, Frida mengatakan, oksigen sebenarnya tersedia. Dibeli dari Makassar. Biasanya tiba subuh. Baru dibawa ke puskesmas pada pagi hari. 

"Saya turunkan dulu di rumah, baru saya bawa ke puskesmas," kata Frida.

Terkait air bersih, dia mengakui ada kendala. Sebab, puskesmas sementara direhabilitasi. Sementara menumpang di kantor Satpol PP yang sedang kosong. 

Ia menjelaskan, pipa air rusak karena terinjak kendaraan proyek. Katanya, baru akan diperbaiki.

"Kan sementara ji itu kita nyambung karena kita ambil di kantor camat," ujarnya. 

TAG

BERITA TERKAIT