RAKYATKU.COM, IRAK - Seorang ulama ISIS telah ditangkap di kota Mosul, Irak. Dia adalah Shifa al-Nima, yang juga dikenal sebagai Abdul Bar.
Diyakini bahwa dia berada di belakang pembantaian, eksekusi, perbudakan, pemerkosaan, penculikan dan penjualan budak ISIS.
Daily Star melaporkan bahwa Abdul Bari diambil dari tempat persembunyiannya oleh tim SWAT, dalam serangan pada hari Kamis.
Namun, ketika dia hendak dibawa menggunakan kendaraan polisi, dia tidak bisa masuk karena terlalu gemuk. Akhirnya, dia harus diangkut menggunakan truk pick-up.
Dia telah mengeluarkan fatwa terkait pembantaian, eksekusi, perbudakan, pemerkosaan, penculikan dan penjualan budak.
Dia juga diyakini telah mengeluarkan fatwa brutal untuk mengebom masjid Nabi Yunus, sebuah situs budaya kuno di Irak.
Warga Mosul dilaporkan memiliki ingatan mengerikan tentang ulama itu. Mereka menuduh bahwa ia bertanggung jawab karena menghancurkan banyak warisan Mosul.
Ketika ISIS masih berkuasa di Mosul, dia selalu memimpin khotbah yang menyebarkan ekstrimisme di masjid-masjid, serta menghasut serangan terhadap pasukan keamanan.
"Dia dianggap sebagai salah satu pemimpin utama ISIS dan bertanggung jawab untuk mengeluarkan fatwa yang mengarah pada pembunuhan," kata polisi Irak dalam sebuah pernyataan.