Selasa, 31 Desember 2019 03:01
Ilustrasi
Editor : Mays

RAKYATKU.COM, SINGKAWANG - Minggu, 29 Desember 2019 malam. Lurah Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan, Muhammad Naziri baru saja tiba di rumah yang beralamat di Jalan Bukit Tiga, Gang Lereng Bukit.

 

Dia datang bersama anaknya. Jarum jam menunjukkan sekitar pukul 22.30 WIB. Saat masuk, keduanya melihat rumah dalam keadaan berantakan.

Sang anak duluan masuk. Dia histeris. Dia melihat ibunya Agustini Susilawati (37), tewas bersimbah darah di ruang tengah. Naziri lalu menghubungi polisi.

"Saat ditemukan tergeletak itu, korban sudah tidak bernyawa atau meninggal dunia," ujar Kasat Reskrim Polres Singkawang, AKP Tri Prasetyo.

 

Tri bilang, saat ini pihaknya masih memeriksa beberapa saksi. Berdasarkan hasil olah TKP, Tri Prastyo mengatakan pihaknya menemukan sebilah parang.

Namun belum memastikan, apakah parang itu alat kejahatan atau bukan.

"Karena memang ada bercak darah, kita akan cocokan dengan darah korban," bebernya.

Menurutnya, berdasarkan hasil olah TKP, kuat dugaan korban meninggal dunia dengan cara dibunuh.

"Sejauh ini dugaan kita masih belum bisa menyimpulkan. Tapi yang jelas melihat dari luka dan hasil olah TKP, ini diduga kasus pembunuhan," ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil visum dari tubuh korban, terdapat luka memar di bagian tangan, wajah, dan luka sayatan di leher.

Untuk harta benda, sejauh ini tinggal handphone milik korban yang belum ditemukan.

TAG

BERITA TERKAIT