Kamis, 14 November 2019 18:58
Foto via BBC
Editor : Suriawati

RAKYATKU.COM, INDIA - Pakar margasatwa di India dibuat garuk-garuk kepala atas kematian misterius ribuan burung di dekat danau pedalaman terbesar di negara itu.

 

Penduduk setempat mengklaim bahwa jumlah kematian bisa mencapai 5.000, karena bangkai hewan ditemukan di area yang membentang dari 12-15 km di sekitar danau.

Kematian itu terjadi di Danau Sambhar, 80 km barat daya kota Jaipur. Itu adalah danau pedalaman terbesar di India dan merupakan tempat berkumpulnya burung-burung yang bermigrasi seperti flamingo, bangau, sandpipers, redshanks, dan puluhan spesies lainnya.

Namun Minggu lalu, penduduk setempat memperingatkan pihak berwenang bahwa pinggiran danau telah menjadi kuburan ribuan burung.

 

Menurut laporan, saking banyaknya bangkai, orang yang pertama kali melihatnya akan mengira mereka tumpukan kotoran sapi.

“Kami belum pernah melihat yang seperti itu. Lebih dari 5.000 burung mati secara misterius di seluruh tempat itu,” kata Abhinav Vaishnav, seorang pengamat burung setempat kepada India Today.

Ada beberapa teori yang dilontarkan oleh para pencinta lingkungan dan aktivis hewan mengenai penyebab kematian burung-burung itu.

Beberapa mengklaim bahwa badai hujan es yang melanda daerah itu minggu lalu adalah penyebabnya. Tapi ada juga yang mengatakan bahwa burung telah memakan benih mengandung pestisida di ladang terdekat. Yang lain menduga bahwa itu bisa jadi penyakit menular.

 “Saya belum pernah melihat hal seperti itu dalam 40 tahun pelayanan saya di departemen kehutanan,” kata Ramesh Chandra Daroga, seorang warga lokal yang bekerja di departemen kehutanan.

“Awalnya saya pikir itu bisa karena hujan es, tetapi itu terjadi setiap tahun. Juga, tidak ada limbah kimia di air ini."

Beberapa bangkai telah dikirim ke laboratorium di Bhopal untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, penduduk setempat sibuk mengumpulkan bangkai dan menguburnya di lubang-lubang dalam yang digali di dekat air.

TAG

BERITA TERKAIT