RAKYATKU.COM, GAZA - Serangan rudal Israel di Jalur Gaza menewaskan enam anggota keluarga Palestina pada hari Kamis (14/11/2019). Pejabat medis dan warga mengatakan bahwa mereka semua adalah warga sipil.
Kematian itu menambah jumlah korban tewas menjadi 32 orang, dalam 48 jam pertempuran.
Al Arabiyah melaporkan bahwa keluarga yang tewas itu tinggal di sebuah rumah di Deir al-Balah. Para korban termasuk wanita dan anak-anak. 12 orang lainnya dilaporkan terluka.
"Enam anggota keluarga Abu Malhous, termasuk tiga anak dan dua wanita, tewas dalam serangan Israel di rumah keluarga mereka di Deir al-Balah di Jalur Gaza selatan," kata kementerian kesehatan Palestina.
Itu terjadi meskipun ada tawaran gencatan senjata oleh kelompok militan Palestina Jihad Islam.
Gejolak di Gaza dimulai pada hari Selasa, setelah Israel membunuh Baha Abu Al-Atta, komandan senior Jihad Islam.
"Selama pesawat-pesawat tempur Israel mengebom Jalur Gaza, perlawanan akan menanggapi agresi Israel dan membela rakyat Palestina," demikian bunyi pernyataan gabungan Jihad Islam dan Hamaz.
Sebagai tanggapan, Israel menanggapi dengan serangan udara dan artileri, yang katanya menargetkan para militan.
Jihad Islam adalah kelompok militan paling kuat kedua di Jalur Gaza, setelah Hamas.