Rabu, 13 November 2019 17:59
Oleg Sokolov dan Anastasia
Editor : Suriawati

RAKYATKU.COM, RUSIA - Ibu Profesor Oleg Sokolov, yang sedang diadili karena membunuh kekasih mudanya, telah menyarankan hukuman yang tepat untuk putranya.

 

Dia mengatakan bahwa pria berusia 63 tahun itu tidak cocok dieksekusi atau ditempatkan di balik jeruji besi.

Sebaliknya, dia yakin bahwa ada satu hukuman yang membuat "dia akan langsung mati."

"Dia seharusnya tidak dieksekusi atau ditempatkan di balik jeruji besi. Lepaskan dia dari segalanya. Jangan biarkan dia bekerja, dia akan langsung mati. Dia tidak akan bisa hidup tanpanya. Ini ada di dalam dirinya,” kata ibu Sokolov, Liudmila Sokolova kepada Channel 5 .

 

Dia membenarkan fakta bahwa putranya memang memiliki konflik dengan pacarnya yang berusia 24 tahun, Anastasia Eshchenko.

Sang ibu berkata bahwa pacarnya telah menjadi serba salah dengan putri-putri Sokolov, dan itulah alasan mengapa dia sering memicu pertengkaran.

Dan memang, sehari sebelumnya, hal yang sama telah dinyatakan oleh Sokolov di pengadilan.

Membahas kejahatan putranya, Liudmila menekankan bahwa dia tidak akan membebaskannya, dan bahwa dia harus menjalani akibat kejahatannya.

“Kami hanya terkejut. Dia adalah penjahat. Dia melakukan kejahatan yang mengerikan. (Padahal) Kami selalu menunggu tindakan besar darinya,” kata Liudmila.

Pada 9 November, profesor itu ditarik keluar dari Sungai Moika ketika mencoba menenggelamkan ransel berisi tangan Anastasia.

Sokolov mengatakan bahwa pada hari itu, pacarnya menjadi 'gila' dan mereka bertengkar hingga akhirnya dia menembaknya empat kali.

TAG

BERITA TERKAIT