RAKYATKU.COM, ARGENTINA - Seorang gadis berusia sepuluh tahun hamil setelah diduga diperkosa oleh kakaknya sendiri.
Anak itu dibawa ke rumah sakit oleh ibunya setelah mengeluh sakit perut dan punggung. Ketika dokter memeriksanya, mereka menemukan bahwa dia sedang hamil delapan bulan.
Saat itulah anak itu mengungkapkan bahwa saudara lelakinya yang berusia 15 tahun telah memperkosanya.
Identitas gadis itu tidak diungkapkan, tapi dia dikabarkan tinggal di Posadas, di provinsi Misiones, Argentina utara.
Para dokter kemudian merujuk kasus itu ke kantor polisi khusus wanita, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan para orang-orang yang menghadapi kekerasan gender.
Kepala Departemen Anak Kecil Kementerian Pembangunan Sosial Argentina, Ana Maria Pereira, mengatakan bahwa kehamilan yang dialami gadis itu berisiko bagi dirinya dan janinnya.
Periera mengatakan bahwa setelah anak itu lahir, maka hak asuh akan diberikan kepada nenek bayi itu. Departemen Kehakiman juga ingin agar gadis itu tetap melanjutkan sekolahnya setelah melahirkan.
Menurut media setempat, korban tidak mengerti benar apa yang terjadi dan mengatakan bahwa dia diperkosa oleh kakaknya hanya sekali.
Sementara itu, ibu gadis itu kabarnya tidak tahu apa-apa tentang pelecehan seksual dalam keluarganya, dan terkejut mengetahui putrinya hamil.
Departemen Pembangunan Sosial melaporkan bahwa saudara korban telah diusir oleh keluarganya.
Dan karena anak laki-laki itu masih di bawah umur, dia tidak dapat dituntut. Dia sekarang berada di bawah pengawasan bibinya, setelah awalnya dikirim ke pusat anak-anak yang terlibat dalam konflik hukum.
Menurut Daily Mirror, korban memiliki lima saudara lelaki lain dan mereka semua hidup bersama. Menurut pekerja layanan sosial yang mengunjungi rumahnya, mereka hidup dalam kondisi yang baik.