RAKYATKU.COM - Demonstrasi di Hong Kong menjadi semakin mengkhawatirkan.
Pada hari Senin, kepolisian Hong Kong mengonfirmasi bahwa seorang pria telah dibakar hidup-hidup setelah berdebat dengan para demonstrasn pro-demokrasi.
Video-video serangan brutal itu telah beredar secara online. Tiga video diposting di saluran pesan yang digunakan oleh pengunjuk rasa.
Itu menunjukkan seorang pria yang mengenakan kaus hijau berdebat dengan orang-orang di jembatan. Seorang pria bertopeng berpakaian hitam kemudian melemparkan cairan ke pria itu dan membakarnya.
Kerumunan yang ada di dekat korban kemudian berhamburan, sementara korban yang panik mencoba melepaskan kaosnya.
"Dalam insiden paling mengejutkan, beberapa perusuh menuangkan cairan yang mudah terbakar ke seseorang dan membakarnya," kata juru bicara kepolisian Hong Kong, John Tse kepada wartawan, dikutip Straits Times.
"Pria itu telah dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis."
Insiden itu terjadi di daerah utara Ma On Shan, sekitar 20 kilometer dari kawasan pusat bisnis.
Inspektur Tse mengatakan bahwa tak lama sebelum serangan itu, para pemrotes bertopeng menghancurkan stasiun kereta api Ma On Shan di dekatnya. Para penyelidik percaya pria yang dibakar itu telah "mengejar para perusuh".
"Setelah itu dia dipukuli dan dibakar," kata Inspektur Tse.
Seorang juru bicara otoritas rumah sakit mengatakan seorang pria dengan luka bakar telah dirawat di Rumah Sakit Prince of Wales.