RAKYATKU.COM, RUSIA - Profesor Oleg Sokolov, yang ditemukan membawa potongan tangan dalam tas ransel, telah mengaku membunuh kekasih mudanya, lalu memotong-motong tubuhnya.
Ahli sejarah dari Rusia itu ditangkap atas dugaan pembunuhan setelah dia ditarik dari sungai yang membeku pada hari Sabtu (09/11/2019).
Pengacara Sokolov, Alexander Pochuev, mengatakan bahwa kliennya 'telah mengakui kesalahannya' dan menyesali perbuatannya.
Polisi mengidentifikasi kekasihnya sebagai Anastasia Yeschenko, berusia 24 tahun. Dia dulu adalah mahasiswa Sokolov di Universitas Negeri St Petersburg.
Sokolov dilaporkan mabuk dan jatuh ketika ia mencoba membuang bagian-bagian tubuh Anastasia.
Dia bahkan dilaporkan berencana bunuh diri dengan berpakaian seperti Napoleon, di Peter and Paul Fortress, salah satu landmark paling terkenal di Rusia.
Sokolov adalah presiden Asosiasi Sejarah Militer Rusia dan sekarang menjadi anggota dewan ilmiah badan tersebut.
Dia telah bekerja sebagai penasihat teknis untuk siaran televisi Eropa pada film-film yang menggambarkan era Napoleon. Dia juga menerima penghargaan Legion d’Honneu di Prancis pada tahun 2003.