Kamis, 07 November 2019 15:55
CNN
Editor : Suriawati

RAKYATKU.COM, SONORA - Pada Senin sore, anak-anak Langford menyaksikan ibu dan saudara mereka ditembak mati dalam satu serangan.

 

Tiga kendaraan mereka diserang ketika sedang dalam perjalanan di jalan-jalan pedesaan Sonora, daerah Meskiko.

Mereka diserbu oleh peluru, menyebabkan satu mobil terbakar dan menewaskan semua orang dalam mobil.

Mobil itu dibawa oleh ibu bernama Rhonita Maria Miller, 30 tahun. Dia bersama dengan empat anak, termasuk anak kembar berusia 8 bulan.
 
Pada saat sisa-sisa kendaraan yang hangus ditemukan oleh penyelamat, hanya tulang dan abu yang tersisa.

 

Mobil kedua dibawa oleh Christina Johnson, yang berusia 31 tahun. Dia bersama bayinya di mobil itu. Johnson ditembak mati, tetapi bayinya yang berusia 7 bulan selamat dan ditemukan diikat di kursi mobilnya.

Mobil ketiga dikendarai oleh Dawna Langford, 43 tahun, bersama sembilan anaknya. Dawna dan dua anaknya tewas dalam serangan itu.

Anggota keluarga korban melihat mobil di mana 9 anggota keluarga tewas ditembak orang-orang bersenjata.

Kerabat Christina Johnson bercerita bahwa pada titik tertentu, para penyerang menghentikan tembakan mereka. Pada saat itulah putra Langford, David, yang berusia 13 tahun melompat keluar dari kendaraan dan menarik saudara-saudaranya.

"Dia kemudian membawa mereka ke tepi jalan, dan menyembunyikan mereka," kata Kenny LeBaron, sepupu Johnson, pada The Washington Post.

Remaja itu menyembunyikan saudara-saudaranya di semak-semak dan menutupinya dengan cabang-cabang pohon. Dia sendiri melakukan perjalanan enam jam untuk kembali ke La Mora, daerah asal mereka.

Sekitar jam 5:30 sore, beberapa jam setelah ibu dan dua saudara lelakinya terbunuh, Devin tiba di La Mora dan memberitahu orang-orang tentang serangan itu.

Kembalinya Devin memicu kebingungan. Tetapi orang-orang jelas mengetahui bahwa keluarga itu dalam kesulitan.

"Mereka terkena dan terluka, dan kita harus pergi ke sana dan mengambilnya," kata seorang pria tentang anak-anak yang ditinggalkan Devin.

Akhirnya, beberapa pria berangkat dari La Mora untuk melakukan misi penyelamatan. Tapi setibanya di sana, mereka tidak menemukan anak-anak yang disembunyikan.

Rupanya, ketika kakaknya pergi, saudara perempuan Devin yang berusia 9 tahun, McKenzie, khawatir kalau kakaknya pergi terlalu lama, jadi dia juga pergi meminta bantuan.

Akhirnya McKenzie ditemukan setelah tim pencari mencari selama dua jam.

Ketika mereka menemukannya, "hal pertama yang dia katakan kepada kami adalah: kita harus kembali untuk yang lain," kata Lenzo Widmar, sepupu Rhonita Miller, yang membantu upaya penyelamatan.

Dan pada akhirnya, tim menemukan tujuh anak-anak Langford yang masih hidup. Lima dari mereka mengalami cedera.

Sepupu Johnson Leah Staddon, yang tinggal di Arizona, mengatakan bahwa anak-anak yang terluka telah dibawa ke rumah sakit di Tucson.

Sementara Devin, saudara lelakinya yang berusia 6 tahun yang tidak terluka, dan bayi Johnson, kini dalam perawatan keluarga di La Mora.

Total ada sembilan orang yang tewas dalam serangan itu, enam di antaranya adalah anak-anak (sebelumnya dilaporkan 12 orang tewas, sebelum para korban yang selamat ditemukan).

Para korban berasal dari keluarga LeBaron, yang terkait dengan komunitas Mormon, yang memisahkan diri dan menetap di Meksiko utara beberapa dekade lalu.

TAG

BERITA TERKAIT