Rabu, 02 Oktober 2019 12:22
KCNA via Reuters
Editor : Suriawati

RAKYATKU.COM - Korea Utara dilaporkan telah menembakkan rudal balistik kapal selam baru hari ini.

 

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) mengatakan bahwa mereka mendeteksi rudal balistik pada Rabu pagi. Itu terbang sekitar 450km ke arah timur, pada ketinggian maksimum 910km.

"Rudal itu diyakini sebagai salah satu model Pukkuksong", kata JCS dalam sebuah pernyataan. Itu merujuk pada rudal balistik kapal selam (SLBM) yang sedang dikembangkan oleh Korea Utara.

"Tindakan Korea Utara yang seperti itu, yang meningkatkan ketegangan tidak membantu upaya meredakan ketegangan di semenanjung Korea dan kami mendesaknya lagi untuk segera berhenti," tambahnya

 

Kantor berita Korea Selatan, Yonhap melaporkan bahwa rudal itu ditembakkan dari sekitar Wonsan, provinsi Kangwon.

Dari Jepang, Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga mengatakan bahwa proyektil itu tampaknya jatuh di Zona Ekonomi Eksklusif (EEZ) Jepang di lepas prefektur Shimane pada pukul 07.27 waktu setempat. Ada juga yang jatuh di luar zona itu beberapa menit sebelumnya.

"Sejauh ini belum ada laporan tentang dampak pada pesawat atau kapal di sekitarnya," tambahnya.

"Peluncuran rudal balistik melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB dan kami sangat memprotes dan mengecam kerasnya," Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan kepada wartawan.

Korea Utara dilarang meluncurkan rudal balistik di bawah resolusi Dewan Keamanan PBB.

TAG

BERITA TERKAIT