RAKYATKU.COM - Entah apa masalah yang sedang dihadapi Y alias R (28). Sopir truk ini mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di bak mobilnya.
Hasil olah TKP oleh Polsek Bangkinang Kota dan Tim Identifikasi Polres Kampar, menunjukkan Y murni bunuh diri.
Warga Desa Kuali, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau itu sehari-hari bekerja sebagai sopir truk pengangkut pupuk.
Sebelum ditemukan tewas tergantung, korban mengemudikan mobil truk Hino dengan nomor polisi BM 9522 AK. Truk ini sedang mengangkut pupuk dari Kota Dumai menuju Bangkinang.
Paur Humas Polres Kampar, Iptu Deni Yusra mengatakan, korban berangkat dari Dumai pada Rabu (25/9/2019).
Pada, Sabtu pagi (28/9/2019), mobil korban ditemukan terparkir di pinggir jalan lintas Bangkinang-Petapahan.
Persis di depan rumah makan Ocu, Kelurahan Pasir Sialang, Kecamatan Bangkinang. Mayat ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB.
Dua warga, Zuhri (29) dan Ardiman (37) curiga dengan truk yang terparkir itu. Setelah diperiksa, mereka menemukan Y tewas tergantung di bak, dekat tumpukan pupuk.
Sejumlah warga mengambil foto maupun video, lalu beredar di media sosial.
Korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Bangkinang untuk dilakukan autopsi, agar diketahui penyebab kematian korban. Namun, keluarga menolak.
Bukan yang Pertama
Kasus serupa pernah terjadi di Padangpanjang, Sumatera Barat. Tepatnya di Kelurahan Kotopanjang, Kecamatan Padang Panjang Timur.
Pada Sabtu (1/4/2017), warga digegerkan penemuan pria paruh baya yang gantung diri bak truk. Truk itu ditemukan di kawasan bekas tambang kapur.
Pria itu tampak mengenakan baju kaus dan celana jin biru. Tubuhnya tergantung di tiang penyangga bak truk. Tubuhnya sudah bengkak saat ditemukan.