Senin, 30 September 2019 10:15
Editor : Andi Chaerul Fadli

RAKYATKU.COM - Pengawal pribadi Raja Arab Saudi, Raja Salman ditembak mati oleh seorang temannya dalam sebuah perselisihan. Mayor Jenderal Abdul Aziz al-Faghm, pengawal jangka panjang Raja ditembak ketika berada di kediaman pribadinya di kota barat Jeddah, Arab Saudi.

 

Insiden itu terjadi di tengah apa yang oleh penyiar negara digambarkan sebagai perselisihan pribadi, dikutip dari Mirror Online, Senin (30/9/2019).

Sebuah pernyataan polisi, yang diterbitkan oleh kantor berita pemerintah SPA pada hari Minggu, mengatakan Faghm cekcok dengan Mamdouh bin Meshaal Al Ali, temannya. Ali kemudian mengambil senjata api dari luar dan melepaskan tembakan.

Penembak itu menolak untuk menyerah kepada polisi yang mengepung lokasi itu dan yang menembaknya mati, kata pernyataan itu. 

 

Seorang Saudi lainnya, seorang Filipina dan lima anggota pasukan keamanan juga terluka oleh tembakan, pernyataan itu menambahkan.

Faghm dipindahkan ke rumah sakit tetapi meninggal karena lukanya.

Dia terbunuh di kota pelabuhan Laut Merah Jeddah, tempat pemerintah pindah untuk bulan-bulan musim panas.

Faghm berada di rumah teman lain di distrik al-Shatee Jeddah pada saat itu, beberapa kilometer di utara istana.

Media pemerintah tidak memberikan detail tentang pertikaian yang memicu penembakan pada Sabtu malam.

Al-Faghm juga menjabat sebagai pengawal pribadi mendiang Raja Abdullah, menurut media setempat.

Kematiannya memicu curahan simpati dari Saudi di media sosial.

"Semoga Anda beristirahat dengan tenang, pahlawan ..." penasihat senior Pengadilan Kerajaan Turki al-Sheikh tweeted.

TAG

BERITA TERKAIT